Tim Dosen dan Mahasiswa Fakultas Farmasi USU Gelar Pengabdian Masyarakat di Kantor MABMI

Workshop tersebut mengangkat tema Edukasi Pembuatan Balsam Anti Nyeri Dalam Rangka Peningkatan Kesehatan Dan Pendapatan Ekonomi Keluarga.

Tim Dosen dan Mahasiswa Fakultas Farmasi USU Gelar Pengabdian Masyarakat di Kantor MABMI
TRIBUN MEDAN/HO
Tim dosen beserta mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan pengabdian masyarakat melalui kegiatan workshop di di kantor MABMI (Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Tim dosen beserta mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan pengabdian masyarakat melalui kegiatan workshop di kantor MABMI (Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia).

Workshop tersebut mengangkat tema Edukasi Pembuatan Balsam Anti Nyeri Dalam Rangka Peningkatan Kesehatan Dan Pendapatan Ekonomi Keluarga Pada Ibu-Ibu Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia Kota Binjai.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan ketiga pilar Tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian.

Peserta workshop terlihat begitu antusias dalam mengikuti kegiatan ini, mulai dari penjelasan bahan-bahan di lingkungan yang mengandung senyawa aromaterapi yang dapat digunakan dalam pembuatan balsam, serta bagaiman pembuatan balsam hingga praktik pembuatan balsam secara langsung oleh peserta yang didampingi tim. 

Salah seorang peserta, Zakia menyampaikan dukungan positifnya terhadap kegiatan workshop ini. 

“Dengan adanya kegiatan seperti ini kami selaku ibu rumah tangga dapat mengetahui, mempelajari, serta mempraktikkan secara lansgsung bagaimana cara pembuatan balsam yang sering digunakan sehari-hari,” ungkapnya.

Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. rer. nat. Effendy De Lux Putra, SU., Apt., mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memanfaatkan bahan-bahan alami yang pada umumnya digunakan sehari-hari sebagai zat aktif dalam produk balsam.

“Harapannya, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga serta akan lebih baik lagi jika mereka dapat memproduksinya kemudian memasarkannya sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Anggota DPRD Kota Binjai, Tengku Marsha yang sekaligus sebagai Wakil Ketua MABMI, menuturkan, adanya kegiatan tersebut dapat  meningkatkan wawasan dan pengetahuan kepada ibu-ibu rumah tangga yang menjadi anggota peserta workshop. 

“Hal ini juga dapat menambah pendapatan keluarga jika cara pembuatan balsam yang diajarkan tersebut dapat diproduksi kemudian dipasarkan ke masyarakat,” tuturnya.

(pra/tribun-medan.com )

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved