Diduga Mencemari Udara dan Ancam Kesehatan Warga, Kontraktor Jalan di Pangururan Janji Membenahi

Perusahaan Basuki-Sacna, KSO dipercaya Pemerintah RI sebagai kontraktor pekerjaan pelebaran Alur Tano Ponggol di Danau Toba Kabupaten Samosir.

Diduga Mencemari Udara dan Ancam Kesehatan Warga, Kontraktor Jalan di Pangururan Janji Membenahi
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Debu pengadukan semen diduga mencemari lingkungan di Pangururan, Samosir. 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Pengerjaan pengadukan semen (bathcing Plan) dengan manual di halaman Tanah HKBP Distrik VII Pangururan oleh Perusahaan Basuki-Sacna, masih dianggap mencemari udara hingga Selasa (6/8/2019).

Fernando Sitanggang, pengamat lingkungan Kabupaten Samosir mengatakan pencemaran lingkungan akibat debu semen dan kerikil yang diaduk secara manual menganggu kenyamanan dan kesehatan.

"Pastinya terganggu kesehatan karena debunya,"ujar Fernando.

Katanya, Perusahaan Basuki-Sacna, KSO dipercaya Pemerintah RI sebagai kontraktor melakukan pekerjaan pelebaran Alur Tano Ponggol di Danau Toba Kabupaten Samosir. Dalam melaksanakan pekerjaannya, Basuki-Sacna selaku pihak kontraktor dinilai kurang memperhatikan lingkungan.

Terlihat, pihak kontraktor memang berupaya mengurangi efek pencemaran lingkungan akibat debu semen dan kerikil yang diaduk secara manual tersebut. Mereka telah telah memasang terpal platik di sekitar tempat pengadukan antara kerikil, pasir dan semen tersebut.

Namun abu adukan semen dan kerikil, menurut Fernando tetap beterbangan di sekitar pemukiman penduduk dan masih mencemari lingkungan. "Tapi, abunya masih beterbangan,"jelasnya.

Manager Proyek Dedi Sidabutar, saat dikonfirmasi mengaku sudah memanggil petugas lapangan untuk segera menyiapkan karung goni yang dibasahkan sehingga dapat menyerap debu yang timbul tersebut.

"Kita mohon maaf atas lambatnya petugas kami melakukan itu. Memang harusnya dibuat semacam karung goni yang dibasahin sehingga bila ada debu-debu yang beterbangan itu langsung diserap tenda dan langsung melekat," ujar Dedi Sidabutar.

Ditambahkannya, pihaknya juga akan menyediakan masker bagi warga sekitar yang terkena dampak debu pencemaran lingkungan disana. "Dan bagi warga yang sedang beraktivitas disekitar itu, kami juga akan sediakan masker, " pungkasnya.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved