Boru Ginting Meraung-raung Keponakannya Tewas Terpanggang: Ayo Kita Beli Misop Anakku. .

Ia meratapi jasad Juan Arida (2) yang telah berada di dalam kantung jenazah dalam mobil ambulans.

Boru Ginting Meraung-raung Keponakannya Tewas Terpanggang: Ayo Kita Beli Misop Anakku. .
TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Boru Ginting tak kuasa menangis meratapi jasad keponakannya yang tewas terpanggang, Rabu (7/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Tak kuasa menangis, seorang wanita bertubuh gempal yang menggunakan kaos putih ketika melihat jenazah keponakannya tewas terpanggang.

Ia meratapi jasad Juan Arida (2) yang telah berada di dalam kantung jenazah dalam mobil ambulans.

"Oh anakku, anakku," ucapnya meratapi sang keponakan yang terbujur kaku.

Sebelumnya, Warga Komplek KPUM, Blok VIII, Lingkungan XII, Jalan Kapten Rahmat Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, mendadak heboh, Rabu (7/8/2019).

Pasalnya dari rumah salah seorang warga yang bernama Nayasi ludes terbakar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Pasca kejadian, pantauan Tribun Medan di lokasi terlihat atap rumah cat berwarna oranye gosong terbakar.

Boru Ginting yang terlihat tak kuasa menahan tangisnya mengatakan, ayo beli Misop.

"Ayo nak, beli misop kita. Ayok," ucapnya sembari menangis dan dibopong anaknya.

Baca: Kebakaran Kompleks KPUM Menewaskan Bocah Dua Tahun, Polisi Langsung Lakukan Penyelidikan

Baca: Berada di Dalam Kamar saat Kebakaran, Bocah Dua Tahun Tewas Alami Luka Bakar 80 Persen

Petugas mengevakuasi jenazah bocah yang tewas terbakar di Blok 8 Kompleks Griya Terjun Asri (KPUM), Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan terbakar, Rabu (7/8/2019).
Petugas mengevakuasi jenazah bocah yang tewas terbakar di Blok 8 Kompleks Griya Terjun Asri (KPUM), Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan terbakar, Rabu (7/8/2019). (TRIBUN MEDAN/HO/BPBD KOTA MEDAN)

Jenazah Juan Arida pun dibawa oleh petugas Polsek Medan Labuhan untuk dilakukan otopsi ke RS Bhayangkara Medan.

Saat ditemui Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edy Safari mengatakan, untuk penyebab masih dalam penyelidikan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved