Okupansi Hotel di Sumut Belum Membaik hingga Semester Kedua 2019

Semester kedua ini belum ada kenaikan okupansi hotel. Tiket pesawat juga masih mahal, walaupun sudah ada peningkatan tapi tidak terlalu signifikan.

Okupansi Hotel di Sumut Belum Membaik hingga Semester Kedua 2019
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Ketua PHRI Sumut, Denny S Whardana 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Memasuki semester kedua 2019, perhotelan di Sumut belum menunjukkan tren positif.

Seperti diberitakan sebelumnya, okupansi hotel-hotel di Sumatera Utara menurun sejak terjadinya kenaikan harga tiket pesawat.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara, Deni S Wardhana mengatakan hingga mengatakan pesimis kondisi ini akan membaik jika harga tiket pesawat masih mahal.

"Semester kedua ini belum ada kenaikan okupansi hotel. Tiket pesawat juga masih mahal, walaupun sudah ada peningkatan tapi tidak terlalu signifikan," ujar Deni, Rabu (7/8/2019).

Kenaikan diperkirakan hanya lima hingga sepuluh persen. Menurutnya meski ada penerbangan murah yang disediakan oleh pemerintah untuk jadwal keberangkatan pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu mulai pukul 10.00 - 14.00 WIB tidak cukup mendongkrak okupansi hotel.

"Kita bisa lihat sekarang harga tiket tetap saja mahal. Kita kan ingin mengejar wisata MICE (meetings, incentives, conferences, dan exhibitions). Itu yang jelas jauh berkurang," imbuhnya.

Menurutnya jika dibandingkan dengan tahun lalu, okupansi hotel tahun ini jelas berkurang.

"Kita tetap menjual produk kita. Apalah yang bisa kita lakukan, bertahan sajalah intinya," pungkasnya.

Hal ini juga diamini oleh Cambridge Hotel Medan.

Public Relation Executive Cambridge Hotel Medan, Tinera Siburian mengatakan penerbangan murah yang disediakan oleh pemerintah tidak berdampak signifikan pada okupansi hotel ini.

"Kalau peningkatannya ada, tapi tidak terlalu signifikan. Paling hanya 20 persen," katanya.

Menurutnya semester kedua ini sedikit membaik dengan banyaknya kegiatan MICE yang akan diselenggarakan di hotel yang beralamat di Jalan S Parman ini.

"Alhamdulillah sekarang kegiatan MICE banyak masuk baik dari pemerintah maupun suasta," pungkasnya.

(cr18/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved