Soseji, Manfaatkan Pinggiran Roti jadi Camilan yang Sehat dan Lezat

Bisnis tidak hanya lahir dari apa yang sedang booming di masyarakat, tetapi juga karena adanya peluang.

Soseji, Manfaatkan Pinggiran Roti jadi Camilan yang Sehat dan Lezat
Tribun Medan/Natalin Sinaga
Owner Sosezi, Dede Pane Sitorus menunjukan Soseji, roti sosis roti sehat bergizi. Harga Harga Soseji pun cukup terjangkau hanya Rp 10 ribu per porsi. 

TRIBUN-MEDAN.com-Bisnis tidak hanya lahir dari apa yang sedang booming di masyarakat, tetapi juga karena adanya peluang. Hal ini disadari secara langsung oleh Dede Pane Sitorus, warga Jalan Sei Musi Darussalam, Medan.

Dede mengatakan ide bisnisnya berawal dari adanya kompetisi bisnis di kampus, dimana mahasiswa dituntut menjadi kreatif, inovatif dengan memanfaatkan sesuatu yang terbuang menjadi bernilai ekonomis, ia pun berhasil menghadirkan camilan yang enak yakni Soseji yaitu sosis roti sehat bergizi.

Pinggiran roti yang biasanya akan dibuang tapi di tangan Dede bisa dijadikan sebagai bahan baku utama Soseji.

"Soseji itu sosis roti sehat bergizi, pertama kali terinsipirasi karena ada kompetisi bisnis dimana mahasiswa dituntut untuk kreatif dan inovasif sehingga memiliki ciri khas. Sehingga kami menginovasikan roti dengan sossi. Roti itu bukan roti yang kita beli tapi dari pinggiran roti yang tidak terpakai lagi oleh toko roti bukan untuk dibuang tapi diolah kembali sehingga menjadi cemilan yang sehat dan lezat," ucapnya.

Agar tak monoton, kata Dede roti olahannya itu dibuat dengan berbagai varian rasa yakni bulat Mozarella, gulung krispi dan sosis roti. Cara membuat Soseji pun tak begitu sulit. Pinggiran roti yang sudah tidak terpakai oleh toko roti itu diremas menggunakan sarung tangan lalu dimasukkan isinya lalu digoreng dan hasilnya enak, lezat dan sehat. Harga Soseji pun cukup terjangkau hanya Rp 10 ribu per porsi.

Diakui Dede berkat dari kompetisi itulah ia kini memiliki usaha yang menjanjikan. Memulai bisnis ini pun ia cukup
mengeluarkan modal sebanyak Rp 8 juta dan belum termasuk sewa tempat jualan produk di kampus II Universitas Medan Area (UMA) Jalan Setia Budi Medan.

"Gerai kita itu ada di Kampus UMA Setia Budi, Insya Allah, kita juga akan ekspansi," katanya.

Dede menjelaskan pihaknya memproduksi kue ini dalam dua hari sekali, dan semua roti yang diproduksi dititipkan juga di kampus lainnya. Dalam sehari ia bisa memperoleh Rp 200 ribu per satu kampus, masih hanya untuk pagi hari.

Selain itu kata Dede, ia juga pernah menemui kendala yaitu kekurangan modal. Sehingga ia sadar harus menjual lebih banyak lagi dan ia pun mulai membutuhkan reseller dan ternyata sangat membantu dirinya.

"Pemasaran kue ini, di tiap kampus sudah ada reseller. Untuk UIN (Universitas Islam Negeri) ada tiga reseller, Unimed ada dua reseller dan USU ada empat reseller," ucap Anak pasangan Evi Suryani dan Robert Sitorus.

Dijelaskannya, berbisnis kuliner ini ia memiliki berbagai tantangan meskipun begitu ia menyadari bisnis kuliner harus selalu kreatif dan invoatif. Ia pun mempunyai komitmen dalam dua bulan sekali harus berinovasi kembali agar tidak ketinggalan dengan yang lain.

Diakui Dede, ia harus bisa membagi waktu berbisnis dengan kuliah. Dengan berbisnis pun Dede semakin mendapatkan relasi dan ilmu luar biasa dan bahkan ia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa meminta lagi kepada orang tuanya.

"Yang sudah saya peroleh dari berbisnis yakni relasi yang luar biasa, ilmu yang bermanfaat, banyaknya teman teman yang mensuport saya dan saya bisa memenuhi kebutuhan sendiri," katanya.

Dede mengatakan ia juga selalu mendapat dukungan dari kedua orang tuanya. Seperti saat ia harus bergadang mempersiapkan buka stand di acara festival ekonomi syariah yang digelar Bank Indonesia di Hotel Adimulya. Orang tuanya bukan memintanya berhenti, namun orangtuanya selalu mengatakan pasti bisa.

"Saya sudah bergabung di komunitas ekspor, saya jadi ingin ke jalur ekspor. Saat ini saya sudah mulai mengurus izin halal dan izin penting lainnya," ucapnya. (nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved