BPJS Ketenagakerjaan Sasar 9 Ribu Pekerja Sektor Kelautan di Belawan

Sekitar 9 ribu pekerja di sektor kelautan daerah Belawan harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan Sasar 9 Ribu Pekerja Sektor Kelautan di Belawan
KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH
Nelayan merapikan ikan tuna sirip kuning dari kapal ke mobil di Pelabuhan Nelayan Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, sebelum dikirim ke pabrik pengolahan di Medan, Sumatera Utara. Dari Medan, hasil laut Aceh dijual ke luar negeri, antara lain ke Thailand, Korea Selatan, dan Jepang. 

TRIBUN-MEDAN.com-Sekitar 9 ribu pekerja di sektor kelautan daerah Belawan harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, pekerjaan di sektor kelautan adalah pekerjaan yang relatif tinggi risikonya.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagut, Umardin Lubis mengatakan, pihaknya hadir untuk meyakinkan bahwa pemerintah ada untuk melindungi masyarakat khususnya masyarakat pekerja. Perlindungan jaminan sosial itu sangat mutlak diberikan secara cuma-cuma oleh pemerintah.

"Kami memiliki kewajiban memberikan perlindungan kepada orang-orang yang bekerja. Kami juga siap melakukan sosialisasi di lingkungan pelabuhan, karena momen ini sudah lama kami inginkan," kata Umardin dalam acara Penandatanganan MoU BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagut dengan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Kamis (8/8/2019).

Baca: Dalam Sehari, 2 Nelayan di Tanjungbalai Asahan Tenggelam di Lautan dan Belum Ditemukan

Baca: Diimingi Uang 120 Juta, Dua Nelayan Nekat Jadi Kurir Sabu 200 Gram

Baca: Tiga Hari seusai Pulang Kampung, Pramugari Lion Air Meninggal setelah Terkena DBD

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Marten Baga Sadipun mengatakan, ribuan tenaga kerja di sektor kelautan memerlukan perlindungan dalam hal perlindungan kehilangan jiwa.

Menurutnya, dengan mendaftar sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan, banyak sekali manfaat yang akan didapatkan antara lain jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian hingga jaminan hari tua.

"Diharapkan bagi pengusaha perikanan yang ada agar segera mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap bagi pengusaha perikanan agar lebih gencar lagi memberikan sosialisasi bagi para pekerjanya, dan segera mendaftarkan pekerja menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Marten.

(nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved