Dua Kurir Pil Ekstasi 420 Butir Divonis Penjara 13 Tahun, Juliandi: 'Kapoklah, Udah Jera Bang'

hal yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas narkotika

Dua Kurir Pil Ekstasi 420 Butir Divonis Penjara 13 Tahun, Juliandi: 'Kapoklah, Udah Jera Bang'
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Dua terdakwa kurir 420 butir ekstasi Juliandi (26) dan Sudra Eryanto (41) divonis 13 tahun penjara oleh Hakim Nazar Effriandi di PN Medan, Kamis (8/8/2019). 

Ternyata, warga Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun itu sedang menunggu angkutan umum untuk ke luar kota.

Petugas juga ikut masuk ke dalam angkutan dan memeriksa barang bawaan Juliandi.

"Dari dalam tas sandang warna coklat milik Juliandi, petugas menemukan satu bungkus plastik klip tembus pandang yang berisi pil ekstasi sebanyak 180 butir warna hijau bentuk boneka. Kemudian, 240 butir pil ekstasi jenis happy five (H5) dan uang sebesar Rp 300.000 juga ditemukan. Total pil ekstasi yang ditemukan sebanyak 420 butir," ujar JPU.

Ketika diinterogasi, Juliandi menerangkan bahwa ekstasi tersebut diperoleh dari Sudra Eryanto. Sebelumnya, pada Minggu tanggal 9 Desember 2018, kedua terdakwa bersama-sama berangkat dari Kota Pematangsiantar menuju Medan.

Mereka tiba di Medan pada Senin (besoknya). Kedua terdakwa kemudian menginap di Wisma Salemba, Jalan Iskandar Muda, Medan.

Pada Senin sekitar jam 20.00 wib, Juliandi melihat Sudra Eryanto memperlihatkan satu bungkus plastik klip tembus pandang berisi 180 butir pil ekstasi warna hijau bentuk boneka dan 240 butir pil happy five (H5).

"Keesokan harinya sekira jam 15.00 wib, Juliandi disuruh pulang lebih dulu ke Pematangsiantar berikut pil ekstasi tersebut dan uang saku Rp 300.000," ucap Febrina.

Secara terpisah, Sudra Eryanto diamankan petugas di Jalan Tamtama, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota. Namun, ketika dibekuk di tempat kos-kosan tersebut, Sudra sedang Diego Sihotang (berkas terpisah).

Di kamar kos-kosan tersebut, petugas juga menemukan satu bungkus plastik klip putih berisi sabu seberat 0,12 gram. Ketika diinterogasi, sabu tersebut didapat dari Hendrik (DPO) atas pesanan Diego Sihotang.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved