Impian Facebook Bangun Teknologi Pembaca Pikiran Makin Dekat Dengan Kenyataan

Dalam bayangannya, alat itu menyerupai topi mandi atau headset yang bekerja dengan mendeteksi aktivitas otak atau aliran darah tertentu.

Impian Facebook Bangun Teknologi Pembaca Pikiran Makin Dekat Dengan Kenyataan
Paul Marotta / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP
Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard pada Kamis (25/5/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com - Masih ingatkah Anda dengan proyek mesin pembaca pikiran yang sedang digarap Facebook?

Pada bulan Maret tahun ini, Mark Zuckerberg mengakui bahwa perusahaannya sedang menciptakan alat yang bisa menghubungkan otak dengan komputer untuk berkomunikasi secara langsung.

Maksud Zuckerberg adalah agar kita bisa mengetik hanya dengan kekuatan pikiran.

Dalam bayangannya, alat itu menyerupai topi mandi atau headset yang bekerja dengan mendeteksi aktivitas otak atau aliran darah tertentu.

Kini, proyek itu semakin dekat dengan kenyataan.

Dilansir dari Futurism, Selasa (30/7/2019); Facebook tengah berkolaborasi dengan para peneliti di University of California-San Fransisco untuk membangun alat yang bisa membantu pasien dengan kerusakan neurologis agar bisa bicara dengan menganalisis aktivitas otak mereka.

Perkembangan penelitian itu juga telah dilaporkan dalam artikel yang dipublikasikan oleh jurnal Nature Communications.

Rupanya, para peneliti memang telah berhasil membuat alat yang bisa menerjemahkan pikiran pasien.

Dalam eksperimen, para pasien diberi sebuah pertanyaan dan diminta untuk menjawab secara lantang.

Sebelum para pasien menjawabnya, para peneliti mencoba untuk memprediksikan jawaban mereka dengan membaca sinyal otak yang terekam oleh elektroda di dalam kepala.

Menurut para peneliti, mereka berhasil memprediksikan jawabannya dengan tingkat akurasi hingga 61 persen.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Makin Dekat Kenyataan, Impian Facebook Bangun Teknologi Pembaca Pikiran "

Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved