Pemanasan Sebelum Asean Paragames, Lima Pecatur NPC Sumut Berlaga di Kejuaraan Internasional

Mereka adalah Wilma Sinaga, Nasip Farta Simanja (Boy), Roslinda Manurung, Aisah Wijayanti Putri, dan Yustina Halawa.

Pemanasan Sebelum Asean Paragames, Lima Pecatur NPC Sumut Berlaga di Kejuaraan Internasional
Tribun Medan / Chandra
Lima pecatur Npc Sumut yang diutus mengikuti kejuaraan catur International Open Chess Championship 2019 di, Kualalumpur, Malaysia 12-18 Agustus 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lima pecatur National Paralympic Committee (NPC) Sumut yang saat ini tengah menjalani program pelatnas, diutus mengikuti kejuaraan catur International Open Chess Championship 2019 di, Kualalumpur, Malaysia 12-18 Agustus.

Mereka adalah Wilma Sinaga, Nasip Farta Simanja (Boy), Roslinda Manurung, Aisah Wijayanti Putri, dan Yustina Halawa.

Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting mengatakan Bersama 10 atlet catur pelatnas NPC Indonesia lainnya, 15 pecatur tersebut akan menguji kemampuan melawan para pecatur luar negeri.

Menariknya, event tersebut kata Alan tidak hanya akan diikuti atlet-atlet difabel, tetapi juga sebagian besar diikuti oleh para pecatur normal.

"Mereka berangkat sore ini dari Surabaya ke Kualalumpur langsung. Karena untuk setiap Cabor kan ada try out nya, jadi karena catur ada salah satu event di luar, mereka ikut. Mereka bertanding bareng atlet normal, jadi digabung. Paling NPC Malaysia juga ikut. Dari 15 atlet, Lima dari Sumut jadi yang terbanyak sama Jabar," ujarnya, Kamis (8/8/2019).

Alan mengatakan, tujuan try out atlet keluar negeri ini selain untuk menambah jam terbang para atlet, juga sekaligus sebagai pemanasan untuk persiapan menuju Asean Paragames (APG) di Filipina, Januari tahun 2020.

Apalagi menurut Alan, event ini bukanlah khusus bagi atlet difabel, karena itu dengan berhadapan dengan atlet normal, diharapkan mental para pecatur juga akan semakin kuat.

"Khususnya untuk catur ini memang kami tidak meragukan kualitas atlet Sumut. Dengan mereka ikut try out ke Malaysia ini jadi ajang pemanasan atau menambah jam terbang masing-masing, jadi Bisa menambah mental mereka untuk menghadapi event berikutnya seperti Peparnas dan APG nanti. Kita juga ada atlet pelatnas yang baru seperti Yustin, ini mungkin pengalaman pertamanya di luar negeri," terang Atlet lempar cakram ini.

Lebih lanjut kata Alan, para atlet dalam kondisi sehat dan sudah siap berlaga di kejuaraan tersebut. Meski tak terlalu membebankan target tinggi, namun Alan berharap para atlet khususnya wakil Sumut dapat menunjukkan hasil latihnnya selama di pelatnas dengan bertanding semaksimal mungkin.

"Tetaplah kalau setiap event, atlet kita yang ikut, harapannya yang terbaik medali emas, cuma kemarin saya jumpai pun jangan ada beban. Maksimal boleh, tapi apa hasil latihan dipelatnas itulah yang dipraktikkan," pungkas Peraih medali emas Asean Paragames 2017 di Malaysia ini.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved