Pembunuhan Kristina Br Gultom, Polres Taput Tetapkan Tetangganya Rinto Hutapea Jadi Tersangka

Polres Tapanuli Utara akhirnya menetapkan Rinto Hutapea sebagai tersangka atas kematian Kristina Gultom (20) siswa SMK di Tapanuli Utara.

Pembunuhan Kristina Br Gultom, Polres Taput Tetapkan Tetangganya Rinto Hutapea Jadi Tersangka
TRIBUN MEDAN/Dokumentasi Polres Taput
Pembunuhan Kristina Gultom, Polres Taput Tetapkan Tetangganya Rinto Hutapea Jadi Tersangka. Personel Polres Taput mengawal jalannya prarekon pembunuhan terhadap Kristina Br Gultom yang diperagakan langsung tersangka Rinto Hutapea di perladangan Dusun Pangguan Hutapea Banuarea Kecamatan Tarutung, Taput. 

Pada Keesokan harinya, para tetangga sepakat untuk mencari keberadaan Kristina.

Sardi bersama dengan tiga orang tetangga melakukan pencarian di sekitar kampung.

Ternyata, mayat korban tampak di perladangan yang berjarak 300 meter dari perkampungan. Warga menemukan bra korban yang tersangkut di dahan Pohon Cokelat.

Mayat Kristina Gultom diotopsi di RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar, Senin (5/8/2019) malam.
Mayat Kristina Gultom diotopsi di RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar, Senin (5/8/2019) malam. (TRIBUN MEDAN /Tommy)

Warga menemukan mayat Kristina dengan posisi telungkup dalam keadaan telanjang.

Seperi diketahui, Kristina boru Gultom siswi kelas XII SMK Karya Tarutung pasangan dari Sardi Gultom dan Tiomas boru Simatupang ini ditemukan dalam kondisi tewas dengan posisi telungkup tanpa mengenakan busana di Perladangan Desa Pungguan Hutapea Banurea Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Senin (5/8/2019).

Polisi bersama dengan keluraga dan warga melakukan pencarian. Korban Kristina merupakan siswo yang sedang menajalani PKL di Dispora Tapanuli Utara.

Pada lokasi penemuan mayat korban, polisi menemukan celana dalam dan bra.

Polisi juga sudah mengamankan seorang pria tetangga korban yang sudah berisitri dan empat anak.

Polisi masih menduga kematian Kristina karena pemerkosaan yang berujung kematian.

Dokter Reinhard Hutahean Ungkap Penyebab Kematian Kristina br Gultom

Dokter Forensik RSUD Djasamen Saragih Reinhard Hutahean Ungkap Penyebab Kematian Kristina Br Gultom .

Jenazah Kristina Br Gultom Siswi SMK Swasta Karya Tarutung telah diotopsi di RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.

Jenazah juga sudah diserahkan kepada orang tua untuk dibawa ke rumah duka.

Dokter Forensik RSUD Djasamen Saragih Reinhard Hutahean mengungkapkan korban Kristina mengalami luka memar di sekujur tubuh.

Ia mengatakan luka memar dan lecet memenuhi seluruh bagian tubuh.

"Jadi ada luka memar pada daerah wajah, lecet wajah, leher, dada, perut, tangan, dan kaki,"ujarnya, Selasa (6/8/2019).

Reinhard mengatakan korban meninggal sekitar pukul 19.00 WIB pada Minggu (4/7/2019).

Saat disinggung apakah korban mendapatkan tindakan kekerasan dengan barang tajam atau tumpul, Reinhard belum ingin mengungkapkan dengan pasti. Karena, ada batasan dari pihak kepolisian.

Kalau alat gak bisa kita sampaikan. Lama meninggal itu sekitar 24 jam sejak kita periksa. Sekitar tanggal 4 Minggu sore atau malam dia meninggal dunia,"ungkapnya.

Reinhard memastikan masih melakukan tes uji laboratorium untuk memastikan ada tidak kekerasan pada bagian kelamin. 

"Untuk pemeriksaan bagian kelamin sedang kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Bentuk kekerasan masih kita coba pastikan lagi dengan pemeriksaan lab," katanya.

Namun, Reinhard mengaku kasus Kristina memiliki keunikan.

Ia merasa mendapatkan kasus spesial. Reinhard mengatakan korban mati dalam keadaan lemas.

"Yang jelas korban mati lemas. Pak kasat bilang jangan dulu diungkap.

Apakah cara dibekap, atau diantukan ke lantai sudah dapat kita. Tapi belum kita sampaikan," katanya.

"Kasus ini seru.

Ada keunikan jugalah.

Tapi gak bisa kita ungkap," tambahnya.

#Pembunuhan Kristina Br Gultom, Polres Taput Tetapkan Tetangganya Rinto Hutapea Jadi Tersangka

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved