Polisi Menyaru sebagai Pembeli Sabu, Tangkap Dua Kaki Tangan Bandar

Penangkapan ini berawal ketika petugas yang menyaru sebagai pembeli narkoba, memesan sabusabu kepada tersangka Ana Kensari

Polisi Menyaru sebagai Pembeli Sabu, Tangkap Dua Kaki Tangan Bandar
FOTO ILUSTRASI: Sabu-sabu

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Petugas Unit Reskrim Poksek Kota Kisaran berhasil menangkap dua orang kaki tangan seorang bandar narkoba bernama Bakri (DPO) pada Rabu (7/8/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

Keduanya adalah Wanda Pranata (22) dan Ana Kensari (25) warga kompleks PT BSP Bunut, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Penangkapan ini berawal ketika petugas yang menyaru sebagai pembeli narkoba, memesan sabusabu kepada tersangka Ana Kensari sebanyak seperempat gram dengan harga yang telah disepakati.

"Setelah berkomunikasi, akhirnya disepakati bertemu di Jalan Nusa Indah Pabrik Benang, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kisaran Barat untuk bertransaksi," kata Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Eddy Siswoyo, Kamis (8/8/2019).

Lanjut Eddy, petugas yang menyaru kemudian tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sembari menunggu target.

Tak lama kemudian muncul seorang pria mengendarai sepeda motor Mio Soul warna merah BK 3452 VAC yang diketahui bernama Wanda Pranata.

"Tersangka Wanda ini datang dan langsung bertanya kepada anggota, abang yang pesan sabu sama si Ana ya," ujar Eddy menirukan ucapan tersangka Wanda.

Baca: Lima Kurir Sabu 17 Kg Duduk di Kursi Pesakitan, Sempat Kejar-Kejaran Mobil Dengan Polisi

Baca: Kasus Narkoba Nunung Srimulat Terbaru, Polisi Ungkap 10 Tersangka dan 3 Orang Jaringan Pengedar Sabu

Setelah itu tersangka Wanda mengambil sebuah kotak rokok warna biru dari dalam jok sepeda motor miliknya berisi satu klip plastik diduga berisi sabusabu.

"Melihat itu, petugas kami memerintahkan tersangka untuk membuka isi kotak tersebut. Ketika ditanya, tersangka mengaku hanya di suruh tersangka Ana yang diketahui berada di penginapan Kraton Bunut," jelasnya.

Tak mau buruannya lepas, petugas langsung mendatangi lokasi dimaksud dan akhirnya berhasil menangkap tersangka Ana.

Dari keterangan Ana, sabu yang ia perjualbelikan diperoleh dari seorang bandar bernama Bakri.

"Dari pengakuan tersangka Ana, setiap berhasil menjual sabusabu, selalu dapar persenan dari Bakri (DPO)," ungkapnya.

Selanjutnya kedua tersangka bersama seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Kota Kisaran. Sedangkan Bakri masih dalam proses pengejaran.

"Saat petugas datangi rumah Bakri. Rumahny sudah kosong. Diduga sudah mengetahui adanya penangkapan anggotanya," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved