Saksi dari Dirjen Pajak Ungkap Terdakwa Husin Rugikan Pemasukan Negara hingga Rp 107 Miliar

Hendrik Sipahutar kali ini menghadirkan saksi ahli dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Haris Budiman Perangin-angin.

Saksi dari Dirjen Pajak Ungkap Terdakwa Husin Rugikan Pemasukan Negara hingga Rp 107 Miliar
Tribun Medan / Victory
Husin (42) terdakwa pengemplang pajak hingga mencapai Rp 107 miliar. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdakwa kasus pengemplang pajak Rp107 miliar, Husin (41) kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda keterangan saksi di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (8/8/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendrik Sipahutar kali ini menghadirkan saksi ahli dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Haris Budiman Perangin-angin.

Dalam keterangannya, saksi menyebutkan PT Uni Palma termasuk dalam pengawasan kantor Pajak.

Dimana perusahaan milik terdakwa tersebut terindikasi melakukan transaksi yang tidak sebenarnya, sehingga berpotensi merugikan pemasukan negara.

"Perusahaan terdakwa tidak memiliki perusahaan dan karyawan yang lazim untuk melakukan transaksi mencapai miliaran rupiah," ungkap saksi dihadapan Hakim Ketua Erintuah Damanik.

Atas indikasi tersebut, saksi Direktorat Pajak akhirnya menugasi Nirmansyah selaku account refresentatif (AS), melakukan pengawasan terhadap perusahaan mitra perusahaan terdakwa Husin, seperti PT Virora dan Sawitri.

Ternyata, transaksi terhadap kedua perusahaan tersebut tidak benar dan pelakunya sudah ada yang dihukum di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta tahun 2018.

Saksi Haris menerangkan bahwa potensi kerugian negara yang ditimbulkan akibat transaksi perusahaan terdakwa sebesar Rp107 miliar.

"Hal itu dilakukan terdakwa Husin yaitu melakukan transaksi berupa pembelian dan penjualan CPO dari 9 perusahaan besar di Jakarta dan Medan sejak 2011 hingga 2013. Namun transaksi yang dilakukan terdakwa tidak sebenarnya diduga dengan cara menukangi faktur pajak sehingga bisa dikreditkan," bebernya.

Baca: Kemplang Pajak hingga RP 107 Miliar, Terdakwa Husin Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Baca: Pendemo Geruduk PN Medan, Minta Otak Pengemplang Pajak RP 107 M Husin Divonis Berat dan Dimiskinkan

Saksi kasus pengemplang pajak Rp107 miliar saat memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (8/8/2019).
Saksi kasus pengemplang pajak Rp107 miliar saat memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (8/8/2019). (TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK)

"Penerbitan faktur pajak hanya berdasarkan kepercayaan kepada wajib pajak saja. Tapi prakteknya, wajib pajak cenderung menyalahgunakan kepercayaan negara itu," tambah Haris.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved