Sempat Ditawarkan ke Publik Namun Tak Laku, Mobil Pemkab Deliserdang Ditarik Lagi

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Kabupaten Deliserdang menarik mobil-mobil dinas yang telah masuk dalam daftar lelang.

Sempat Ditawarkan ke Publik Namun Tak Laku, Mobil Pemkab Deliserdang Ditarik Lagi
Tribun Medan/Indra Gunawan
Mobil Pemkab Deliserdang yang tidak jadi dilelang karena efisiensi. 

TRIBUN-MEDAN.com-Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Kabupaten Deliserdang menarik mobil-mobil dinas yang telah masuk dalam daftar lelang.

Penarikan dilakukan agar mobil-mobil yang masih dalam kondisi layak jalan dapat dipergunakan kembali. Mobil dinas yang layak jalan itu sebelumnya di tempatkan di area gudang parkir swasta yang disewa oleh PKAD.

Kepala PKAD Deliserdang Agus Ginting mengatakan, penarikan dilakukan karena mobil dinas tersebut masih dibutuhkan.

Tahun ini, Pemkab juga tidak ada membuat pengadaan pembelian mobil dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, Pemkab sedang melakukan efisiensi anggaran.

"Ia, memang sengaja ditarik dulu sementara karena diperlukan OPD juga mobilnya. Karena enggak ada pembelian mobil dinas tahun ini, ya makanya dipakai dulu. Kan kalau di tempatkan terus di sana (parkir sewaan) kena biaya terus," ujar Agus Ginting, Kamis, (8/8/2019).

Baca: Video Detik-detik Wajah Kasatpol PP Medan Disiram Air Panas oleh Pedagang Warkop Elisabeth

Baca: Begini Hasil Lelang Mobil Mewah Sitaan KPK dari Koruptor, Ada yang Gak Laku Loh

Baca: Kisah Pilu Pramugari Cantik Lion Air, Menghembuskan Nafas Terakhir saat Berlibur di Kampungnya

Agus menambahkan pelaksanaan lelang terhadap 47 unit kendaraan sempat masuk dalam daftar program dan rencananya akan dilakukan pada akhir tahun. Menurutnya pada awal tahun lalu, Pemkab telah dua kali membuka lelang namun tidak ada juga peminatnya. Padahal harga kendaraan sudah turun dari Rp 1,068 milyar menjadi Rp 758 jutaan.

"Kalau mobil yang sekarang dipakai lagi itu ya harus tetap dilelang juga. Beberapa mobil kan memang dalam kondisi layak jalan dan ini sebenarnya hanya pemancing agar yang sudah tidak bisa lagi jalan itu bisa juga laku. Kami kan melelang kendaraan dalam satu paket," kata Agus.

Pada saat ini belum bisa dipastikan berapa harga pembuka untuk kendaraan yang akan dilelang dalam satu paket itu.

Untuk memastikannya Pemkab Deliserdang harus menunggu hasil appraisal terlebih dahulu. Biaya untuk appraisal akan mereka anggarkan di P APBD 2019 nantinya.

Pemkab Deliserdang melelang 47 unit kendaraan pada awal tahun lalu bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan selaku pelaksana. Dari 47 unit kendaraan itu ada yang berjenis sepeda motor, mobil ataupun truk.

Pelaksanaan lelang gagal dua kali dan tidak ada peminatnya diduga karena harga yang dikeluarkan sesuai hitungan appraisal masih terlalu tinggi. Banyak yang berpendapat harga tidak sesuai karena kendaraan yang tidak dapat jalan lagi lebih banyak jumlahnya dibandingkan yang kondisi bagus. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved