Sudah Ada Tiga Tersangka Korupsi Tapian Siri-Siri Syariah, Kompak Madina Desak Kejati Periksa Bupati

Dalam aksinya puluhan massa aksi berorasi dengan toa dan spanduk meminta pengusutan keterlibatan Bupati Madina Dahlan Hasan.

Sudah Ada Tiga Tersangka Korupsi Tapian Siri-Siri Syariah, Kompak Madina Desak Kejati Periksa Bupati
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Kasipenkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian menerima aksi unjuk rasa Koalisi Mahasiswa Pergerakan (Kompak) Kabupaten Mandailing Natal di depan Kantor Kejati Sumut di Jl. AH Nasution, Medan, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Koalisi Mahasiswa Pergerakan (Kompak) Kabupaten Mandailing Natal melalukan aksi di depan Kantor Kejati Sumut di Jl. AH Nasution, Medan, Kamis (8/8/2019).

Dalam aksinya puluhan massa aksi berorasi dengan toa dan spanduk meminta pengusutan keterlibatan Bupati Madina Dahlan Hasan dalam dugaan kasus pembangunan Tapian Siri-Siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB).

Koordinator Aksi Taufik Pulungan menegaskan bahwa bahwa tiga orang tersangka yang sudah ditetapkan Kejati bukan aktor utama dalam kasus ini.

"Kejati Sumatera Utara diminta untuk segera panggil dan periksa Bupati mandailing Natal yang diduga selaku aktor Intelektual pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Siri-Siri Syariah," teriaknya.

Ia bahkan menjelaskan bahwa bukan hanya Kadis Perkim yang ikut terlibat, namun juga keterlibatan Kadis PUPR Madina Syahruddin Lubis.

"Kami juga meminta Kejati untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat atas dugaan korupsi pembangunan TRB dan TSS.

Baca: 3 Tersangka Korupsi Tapian Siri-Siri dan Taman Raja Batu Madina Dijebloskan ke Rutan Tanjung Gusta

Baca: MODUS Korupsi Tapian Siri-Siri hingga Rp 1,4 M, Kejati Pastikan Turut Seret Pejabat Dua Dinas Ini

Baca: Tetapkan Tersangka Korupsi Tapian Siri-Siri Madina, Aspidsus: Lebih dari Bupati pun akan Kita Proses

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut resmi menahan 3 orang tersangka dalam Kasus dugaan korupsi pembangunan Tapian Siri-Siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (24/7/2019).
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut resmi menahan 3 orang tersangka dalam Kasus dugaan korupsi pembangunan Tapian Siri-Siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (24/7/2019). (Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk)

Massa aksi juga meminta Kejati untuk segera memanggil dan memeriksa kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Madina Hidayat atas dugaan Korupsi Pembangunan Taman Raja Batu.

"Kita yakini bahwa baik Kadis PU maupun Kadispora pada masa pembangunan TSS dan TRB ini juga ikut andil dan harus segera diselidiki dan jika benar terindikasi harus segara dijadikan tersangka," tegas Taufik.

Sementara, Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian saat menerima massa aksi menyebutkan bahwa pihaknya masih akan menunggu hasil dari penetapan 3 tersangka yang masih dalam pemeriksaan.

"Di sini saya sebagai mewakili pimpinan kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, apa yang kalian sampaikan siang hari ini , kita sama sama menunggu proses kasus Tapian Siri-Siri dan Taman Raja Batu, dimana kami telah menetapkan 3 tersangka. Dimana pihak penyidik sudah bekerja dan ini telah kita lakukan penahanan terhadap tersangka Ke Tanjung Gusta," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved