Detik-detik Pekerja Salon Tewas Overdosis Ekstasi Usai Dugem, Teman Korban Beri Pengakuan

Akun medsos Fanii Ramadanii memposting video detik-detik ATN kejang-kejang dan bibir bergeletaran serta bubuhan keterangan.

Detik-detik Pekerja Salon Tewas Overdosis Ekstasi Usai Dugem, Teman Korban Beri Pengakuan
Istimewa
ATN tewas meninggal dunia setelah kejang-kejang diduga korban over dosis ekstasi usai dugem di diskotek CF perbatasan Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang. 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Diskotek CF makan korban lagi, seorang pengunjung berinisial ATN (22) diduga mengkonsumsi ekstasi hingga overdosis (OD).

ATN mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Latersia‎, Jalan Soekarno-Hatta Km 18, Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur, Jum'at dini jari (9/8/2019).

Video ATN overdosis, belakangan diketahui pekerja salon daerah Kelurahan Tanah Seribu, Binjai Selatan, yang menukangi pasang bulu mata viral ‎di media sosial Facebook.

Akun medsos Fanii Ramadanii memposting video detik-detik ATN kejang-kejang dan bibir bergeletaran serta bubuhan keterangan.

"Turut berduka cita iya sygg. Buatt peringgatann yangg sukak dugem. Kalokk nekan obatt jangan banyak kurang banyakk beginiilah terjadinyaaa. Boleh nekan tapii sekedarnya saja. Jangan berlebihan. Bantuu doain iya buat temanteman," tulisnya.

Status Facebook Fanii Ramadanii

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan teks

Baca: Murid SD Disuruh Kepsek Ganti Rugi Rp 1 Juta, Papan Tulis Rusak Saat Bermain, Orangtua Keberatan

Baca: BERITA FOTO Warga Mengadang Truk Milik Satpol PP saat Pengosongan Gedung Warenhuis

Unggahan FT sampai viral dan dibagikan sejumlah warganet yang berasal dari Binjai.

Kini, status FB Fanii Ramadanii sudah dihapus, namun telah beredar di sejumlah grup whtasapp.

Hasil penelusuran Tribun Medan, ATN ‎merupakan anak bungsu dua bersaudara.

17 Agustus 2019 ini korban akan merayakan ulang tahunnya.

Seorang wanita seumuran korban berinsial KY mengaku terkejut, dan tak menyangka mendengar kabar duka ATN telah meninggal dunia.

"Terkejut kali dapat kabar dia sudah meninggal dunia. Anaknya selama ini pendiam, baik orangnya. Sudah enggak ada orangnya, enggak baik lah menceritakan dia," kata KY

KY menjelaskan, korban pernah kerja di salon bersama orang lain. Lantaran tak harmonis dengan bosnya, ATN berhenti kerja dan memilih berpraktek salon keliling seorang diri.

Baca: Beginilah Selera Film Orang Indonesia Menurut Lembaga Sensor Film

Baca: Polda Sumut Musnahkan 162 Kg Sabu, Kapolda: Pengungkapan Kasus Sabu Selamatkan 1,6 Juta Orang

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved