Ketua Komisi VII DPR RI akan Evaluasi soal Pemadamam Listrik di sebagian Jawa

Menurut Gus, PLN harusnya memiliki sistem control agar apabila ada masalah di satu titik tidak berdampak luas.

Ketua Komisi VII DPR RI akan Evaluasi soal Pemadamam Listrik di sebagian Jawa
TRIBUN MEDAN/FATAH BAGINDA GORBIE
Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu mengatakan ia menyesalkan terjadinya pemadaman listrik (black-out) yang terjadi menimpa sebagian wilayah Jawa beberapa waktu lalu.

Menurut Gus Irawan, komisinya yang membidangi Energi, Riset, Teknologi dan Lingkungan Hidup telah memanggil pihak PLN untuk mengetahui dampak, tindaklanjut, solusi jangka pendek maupun jangka panjang atas permasalahan tersebut.

"Ini kan masa reses, tidak ada rapat dalam masa reses, namun teman-teman di Jakarta telah memanggil jajaran PLN," ujarnya, Jumat (9/9/2019).

Hal tersebut disampaikan Gus pada sela-sela acara pembekalan caleg terpilih Gerindra se-Sumatera Utara di Madani Hotel, Medan.

Menurut Gus, PLN harusnya memiliki sistem control agar apabila ada masalah di satu titik tidak berdampak luas.

"Di rumah aja kita bisa menggunakan bak control untuk mengatasi masalah,"imbuhnya.

Menurut Gus, Pulau Jawa memiliki cadangan listrik sebanyak 30 persen apabila terjadi trouble.

"Tidak seperti di Sumut yang cadangannya baru 7 persen dan apabila ada masalah, cadangan itu digunakan langsung menjadi minus," ucapnya.

Namun menurut Gus Irawan, cadangan listrik yang berjumlah 30 persen itu, memang membutuhkan waktu untuk digerakkan dan dimasukkan ke dalam sistem.

"Saya juga baru tahun bila cadangan listrik itu menggunakan pembangkit gas membutuhkan waktu dua jam untuk menghidupkannya, dengan batubara bisa lebih lama lagi bis mencapai enam jam," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved