Ketua KPK Menguak Politisi PDI-P I Nyoman Damantra Minta Uang Suap 3,6 Miliar Kasus Impor Bawang

Ketua KPK Menguak Politisi PDI-P I Nyoman Damantra Minta Uang Suap 3,6 Miliar Kasus Impor Bawang

Ketua KPK Menguak Politisi PDI-P I Nyoman Damantra Minta Uang Suap 3,6 Miliar Kasus Impor Bawang
Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Ketua KPK Menguak Politisi PDI-P I Nyoman Damantra Minta Uang Suap 3,6 Miliar Kasus Impor Bawang. Ketua KPK, Agus Rahardjo, saat melakukan konferensi pers di gedung KPK. (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV) 

Ketua KPK Menguak Politisi PDI-P I Nyoman Damantra Minta Uang Suap 3,6 Miliar Kasus Impor Bawang

"Angka yang disepakati pada awalnya adalah Rp 3,6 miliar dan komitmen fee Rp 1.700 - Rp 1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor,"

TRIBUN-MEDAN.com - Tersangka kasus suap impor bawang putih yang merupakan anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDIP, I Nyoman Damantra, diduga meminta fee sebesar Rp 3,6 miliar pada pihak swasta.

Uang senilai Rp 3,6 tersebut digunakan untuk mempermudah proses perizinan kuota impor bawang putih seberat 20.000 ton.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (9/8/2019), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, mengungkapkan bahwa I Nyoman Damantra meminta uang suap senilai Rp 3,6 miliar itu melalui orang kepercayaannya, Mirawati Basri (MBS).

Agus bahkan menyebut Nyoman meminta fee sebesar Rp 1.700 sampai dengan Rp 1.800 untuk setiap kilogram bawang putih yang diimpor ke Indonesia. 

"Angka yang disepakati pada awalnya adalah Rp 3,6 miliar dan komitmen fee Rp 1.700 - Rp 1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor," kata Agus.

Komitmen fee yang ditetapkan Nyoman itu berlaku untuk beberapa perusahaan yang akan mengimpor bawang putih, termasuk perusahaan milik tersangka lainnya, Chandy Suanda (CSU) alis Afung.

"Komitmen fee tersebut digunakan untuk mengurus perizinan kuota impor 20.000 ton bawang putih untuk beberapa perusahaan, termasuk perusahaan yang dimiliki oleh Chandry Suanda (CSU) alias Afung," tutur Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan bahwa uang suap senilai Rp 3,6 miliar itu belum sepenuhnya dibayarkan.

Halaman
123
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved