Bagi Generasi Millenials Bahasa Kekinian adalah Bahasa Pemersatu

Sebut saja beberapa kata Mantul yang artinya Mantap Betul, Kuy artinya ayo, Mantras yang artinya mantap dan terasa dan masih banyak lagi.

Bagi Generasi Millenials Bahasa Kekinian adalah Bahasa Pemersatu
TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
Berbagai kegiatan generasi Millenials, bagi generasi millenials bahasa kekinian adalah bahasa pemersatu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Setiap generasi memiliki bahasanya masing-masing. Sebab bahasa bersifat dinamis dan senantiasa berubah sesuai kwbutuhan zaman.

Tentunya, bahasa menjadi bagian unik dari generasi Millenials, sebab setiap harinya generasi Millenials juga menggunakan bahasa-bahasa yang disebut kekinian efektif, unik dan santai.

Sebut saja beberapa kata Mantul yang artinya Mantap Betul, Kuy artinya ayo, Mantras yang artinya mantap dan terasa dan masih banyak lagi.

Sebagai generasi Millenials, Duta Bahasa Sumatera Utara 2019 Nadia Virdhani Hia (19) beranggapan bahwa bahasa yang baik dan benar berhubungan dengan situasi dan kondisi.

"Kita harus menambahkan bahwa bahasa itu seharusnya baik, benar dan santun, yang maksudnya bisa sikondisikan, baik dalam suasana formal maupun non formal, dengan kata lain sesuai kebutuhan, kita juga harus melihat lawan bicara kita siapa, sehingga bisa disimpulkan sendiri penggunaan bahasa yang baik saat itu bagaimana," katanya, Minggu (11/8/2019)

Bagi Nadia, Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa sehingga bahasa yang baik merupakan bahasa yang dapat dimengerti oleh lawan bicara sehingga dapat menyatukan beebagai perbedaan.

"Selama tes menjadi Duta Bahasa saya mendapatkan pelajaran yang sangat banyak, sebab saya diajarkan kembali bagaimana mengaplikasikan rasa cinta terhadap bahasa, sebab diluar sana banyak bangsa yang mati-matian agar bahasanya diakui, sehingga bahasa Indonesia adalah bahasa yang amat penting," katanya.

Berbicara mengenai bahasa kekinian, Nadia mengaku juga menggunakan bahasa tersebut dan menganggap hal tersebut sah-sah saja sebab setiap era pasti memiliki bahasa-bahasa kekinian.

"Selaku anak muda saya juga menggunakan bahasa tersebut, saya bisa bilang bahasa itu bahasa gaul, bagi saya bahasa kekinian bisa-bisa saja digunaka tapi dilihat kondisi dan ranahnya seperti dengan teman, karena bahasa gaul di setia negara pasti ada juga di Indonesia yang juga akan terus berkembang," katanya

Dadipada bahasa kekinian Nadia mengaku lebih menyoroti anak-anak muda yang kerap menggunakan campuran bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris saat berbicara, sebab katanya saat ini anak muda berprespektif bahwa orang yang berbicara bahasa Inggris lebih baik daripada murni berbahasa Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved