Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Temukan Daging Kurban Bercacing

Tadi kita temukan satu ekor sapi yang hatinya terdapat cacing. Untuk itu, kita minta kepada panitia agar diafkir saja, atau disingkirkan

Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Temukan Daging Kurban Bercacing
Tribun Medan / Nasrul
Dinas Pertanian dan Peternakan Karo, melakukan pengecekan post mortem hewan kurban yang telah disembelih, di kawasan Jalan Samura, Gang Bersama, Kabanjahe, Minggu (11/8/2019). Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh bagian hewan kurban layak untuk dikonsumsi.  

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Untuk menjamin seluruh bagian hewan kurban aman dikonsumsi, Dinas Pertanian dan Peternakan Karo melakukan pengecekan post mortem.

Pengecekan ini, dilakukan untuk melihat apakah hewan kurban yang telah disembelih daging dan bagian lainnya terbebas dari penyakit.

"Melalui pengecekan ini, kita ingin menjamin daging kurban yang dibagikan ke masyarakat aman untuk dikonsumsi," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Ir Matehsa K Purba, saat melihat proses penyembelihan hewan kurban, di Jalan Samura, Gang Bersama, Kabanjahe, Minggu (11/8/2019).

Matehsa mengungkapkan, pada pemeriksaan ini pihaknya lebih berfokus kepada bagian organ dalam tubuh hewan-hewan tersebut.

Dirinya menyebutkan, mereka memusatkan perhatian pada adanya atau tidak cacing yang ada pada hati sapi atau kambing yang disembelih.

"Jadi pada pemeriksaan kali ini kita langsung mengecek bagian hatinya. Kita ingin melihat apakah di hewan-hewan ini ada cacing di bagian hatinya," katanya.

Di lokasi tersebut, diketahui panitia menyembelih enam ekor sapi dan dua ekor kambing. Setelah dilakukan pemeriksaan, didapati adanya satu ekor sapi yang bagian hatinya terdapat cacing.

Matehsa mengatakan, atas temuan tersebut pihaknya mengimbau kepada panitia agar menyingkirkan bagian hati tersebut. Namun, untuk bagian tubuh yang lain dirinya memastikan masih tetap aman untuk dikonsumsi.

"Setelah kita periksa, ternyata tadi kita temukan satu ekor sapi yang hatinya terdapat cacing. Untuk itu, kita minta kepada panitia agar diafkir saja, atau disingkirkan. Tapi bagian lainnya masih layak untuk dikonsumsi," ucapnya.

Matehsa menjelaskan, pada tahun ini mereka mengerahkan sebanyak 24 petugas untuk melakukan pengecekan yang sama di seluruh Kabupaten Karo.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved