Marak Penertiban oleh Satpol PP Medan, Di Kasus ini Kasatpol PP Kalah Telak Dua Kali di Persidangan

Henry menjelaskan bahwa tindakan sewenang-wenang yang dilakukan Satpol PP merugikan dirinya sendiri terlebih Pemko Medan.

Marak Penertiban oleh Satpol PP Medan, Di Kasus ini Kasatpol PP Kalah Telak Dua Kali di Persidangan
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Sejumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan melakukan pengosongan gedung tua bekas Supermarket Warenhuis, Medan, Sumatera Utara, Jumat (9/8/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

"Kenapa ada satu bangunan tidak ber-IMB dirusak, sementara dalam kasus yang sama, banyak bangunan tidak ber-IMB, dibiarkan berdiri. Ada apa ini?," cetusnya.

Karena itu, Henry melihat bahwa peluang Kalam Liano untuk memenangkan persidangan di PN Medan tersebut terbuka lebar, berdasarkan fakta hukum yang ada.

"Saya melihat bahwa kemungkinan besar majelis hakim akan mengabulkan gugatan ganti rugi tersebut. Di samping karena ada inkonsistensi dalam menjalankan aturan, keyakinan kita lainnya adalah adanya putusan dari PTUN Medan yang dikuatkan oleh putusan PTTUN yang menyebutkan bahwa pengrusakan bangunan Food Court Pondok Mansyur yang dilakukan Satpol PP Kota Medan tersebut tidak sesuai prosedur," tegasnya.

Saat dikonfirmasi, Kuasa Hukum penggugat, Parlindungan Nadeak berharap alasan dan bukti yang disampaikan pihaknya dapat menjadi dasar bagi majelis hakim untuk memberikan putusan yang seadil-adilnya.

Sebelumnya gugatan dilayangkan pengguhat akibat dari kesewenangan oknum Satpol PP merusak sejumlah bagian bangunan food court tersebut telah merugikan Kalam Liano yakni. Yang membuat citra pemilik Food Court Pondok Mansyur tersebut buruk di masyarakat.

Seperti diketahui pengajuan memori kasasi yang dilakukan Pihak Kasatpol PP Medan telah terlambat dari jangka waktu 14 hari setelah menyatakan kasasi atas putusan banding pada PTUN Medan pada 14 Juni 2019 lalu.

Awal perkara ini dimulai saat pihak Food Court Pondok Mansyur mengajukan gugatan ke PTUN Medan terkait surat penertiban Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Gugatan yang dilayangkan penggugat terkait surat No 640/3904 perihal Pemberitahuan Pengosongan Lokasi dan Pembongkaran Bangunan tertanggal 10 Juli 2018 yang dilayangkan Satpol PP Kota Medan ke food court Pondok Mansyur di Jalan dr Mansyur Medan.

Gugatan tersebut dikabulkan majelis hakim PTUN Medan pada 20 Desember 2018.

Dimana Hakim dalam amar putusan menyebutkan Kasatpol PP Kota Medan selaku tergugat tidak cermat dalam menjalankan peraturan pemerintah (PP) Kota Medan terkait terbitnya surat penertiban IMB Pondok Mansyur yang terletak di Jalan dr Mansyur Medan.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved