VIRAL VIDEO Oknum Guru Lecehkan Siswa, Diikat dan Dipaksa Hubungan Intim, Perbuatan tak Senonoh
VIRAL VIDEO Oknum Guru Lecehkan Siswa, Diikat dan Dipaksa Hubungan Intim, Perbuatan tak Senonoh
VIRAL VIDEO Oknum Guru Lecehkan Siswa, Diikat dan Dipaksa Hubungan Intim, Perbuatan tak Senonoh
TRIBUN-MEDAN.COM - VIRAL VIDEO Oknum Guru Lecehkan Siswa, Diikat dan Dipaksa Hubungan Intim, Perbuatan tak Senonoh.
//
Kasus seorang guru di salah satu SMA di Tanjungpinang, Riau, yang diduga melecehkan seorang murid laki-lakinya kini jadi sorotan kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali mengatakan, pihaknya akan segera menjemput oknum guru SMA tersebut dan melakukan pemeriksaan.
Baca: Neymar Terkini: PSG Relakan Neymar ke Barcelona, Paket Transfer Philippe Coutinho dan Nelson Semedo
Baca: KERACUNAN MAKANAN: 2 Orang Tewas Seusai Santap Lontong Sayur 39 Dirawat di RS, Ini Penjelasan Polisi
Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Ery Syahrial mengatakan, kasus pelecehan seksual menyimpang tersebut terjadi setahun yang lalu.
Berikut ini fakta lengkapnya:
1. Mengikat korban dan merekamnya
Baca: Lompati Pagar Masjid, Sapi Kurban Kabur Sejauh 2 Kilometer, Pengurus Masjid Kejar Pakai Sepeda Motor
Baca: KERACUNAN MAKANAN: 2 Orang Tewas Seusai Santap Lontong Sayur 39 Dirawat di RS, Ini Penjelasan Polisi

Ery menjelaskan, kejadian ini berawal saat guru itu menyukai siswa yang menjadi korban.
Namun, murid tersebut sama sekali tidak merespons.
Akhirnya, oknum guru itu menjebak murid itu.
Murid tersebut kemudian diikat dan dipaksa menunjukkan kemaluan dan onani di hadapan guru itu.
"Kalau dilihat dari kronologinya, guru ini diduga LGBT," kata Ery.
Tidak sampai di situ, adegan itu kemudian direkam sang guru. Di dalam rekaman terdengar bahwa guru itu memaksa korban untuk melayaninya.
Parahnya lagi, rekaman itu sekarang sudah tersebar luas.
Baca: Live MotoGP: Link Live Streaming MotoGP Austria 2019, Marc Marquez Pole Position,Posisi 2 Quartararo
2. Dikecam KPPAD Kepri
Ilustrasi penculikan
Baca: Kronologi Pembunuhan di Sampali Percut, Dalianto Gorok Leher, Tusuk 15 Kali Abang Ipar hingga Tewas
Ery melanjutkan, perbuatan oknum guru tersebut sangat tidak terpuji dan harus diusut tuntas.
"Ini perbuatan memalukan yang tidak pantas untuk ditiru," kata Ery melalui sambungan telepon, Sabtu (10/8/2019).
Seperti diketahui, oknum guru tersebut mengikat seorang murid laki-laki lalu melakukan tindakan tidak senonoh untuk melayani kebutuhan seks menyimpang guru tersebut.
Baca: Daftar Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 H, Silakan Bertukar Ucapan, Kirim ke Teman & Kerabat
3. Rekaman beredar luas, korban syok
Baca: KERACUNAN MAKANAN: 2 Orang Tewas Seusai Santap Lontong Sayur 39 Dirawat di RS, Ini Penjelasan Polisi
Ilustrasi media sosial
Baca: Tanpa Lionel Messi, Barcelona Menang 2-1 atas Napoli, Griezmann Cetak Gol, Laga Lanjut Hari Ini
Menurut Ery, korban diikat dan dipaksa menunjukkan kemaluan dan onani di hadapan guru itu.
"Kalau dilihat dari kronologinya, guru ini diduga LGBT," kata Ery.
Baca: VIDEO: Sapi Presiden Jokowi dan Puluhan Hewan Kurban Disembelih di Masjid Agung Medan
Setelah itu, adegan tersebut kemudian direkam oleh oknum guru.
Di dalam rekaman terdengar bahwa guru itu memaksa korban untuk melayaninya.
Parahnya lagi, rekaman itu sekarang sudah tersebar luas.
Hal ini membuat kondisi mental korban terganggu.
Kasus ini sudah dilaporkan pihak orangtua korban ke Polres Tanjungpinang.
Namun, terduga pelaku sampai saat ini belum diamankan.
"Mudah-mudahan cepat ditangani polisi agar tidak jatuh korban lagi," ungkap Ery.
Baca: Kronologi Pembunuhan di Sampali Percut, Dalianto Gorok Leher, Tusuk 15 Kali Abang Ipar hingga Tewas
Baca: Dalianto Bangun Tengah Malam dan Membunuh Abang Ipar, Sebut Korban Sering Maki Istri dan Ibu Mertua
4. Polisi mengaku sudah melakukan penyelidikan
Ilustrasi Polisi
AKP Efendri Ali mengatakan, kasus dugaan pelecehan tersebut terus diselidiki.
Polisi akan menjemput guru SMA tersebut.
"Kalau tidak ada halangan, hari ini juga kami jemput di kediaman oknum guru tersebut," kata Ali saat dihubungi.
Ali mengatakan, kasus ini sudah masuk ke tahap penyidikan.
Sementara itu, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi berjanji akan segera mengungkap kasus tersebut.
"Tunggu saja, nanti pasti diekspos kok," kata Ucok.
Baca: Kronologi Pembunuhan di Sampali Percut, Dalianto Gorok Leher, Tusuk 15 Kali Abang Ipar hingga Tewas
Baca: Dalianto Bangun Tengah Malam dan Membunuh Abang Ipar, Sebut Korban Sering Maki Istri dan Ibu Mertua
tautan asal kompas.com