Demo Hong Kong Meluas, Maskapai Cathay Pacific Ancam Pecat Karyawan yang Terlibat

Maskapai Hong Kong Cathay Pacificmengancam bakal memecat setiap karyawan yang ketahuan mendukung atau berpartisipasi dalam " demo ilegal".

Demo Hong Kong Meluas, Maskapai Cathay Pacific Ancam Pecat Karyawan yang Terlibat
Mirror
Cathay Pacific. 

TRIBUN-MEDAN.com - Maskapai Hong Kong Cathay Pacific mengancam bakal memecat setiap karyawan yang ketahuan mendukung atau berpartisipasi dalam " demo ilegal".

Peringatan itu menyusul aturan otoritas penerbangan China yang meminta maskapai itu menyerahkan manifes staf atau penerbangan ke atau melalui wilayah udaranya.

Beijing menegaskan bahwa setiap karyawan yang ikut atau mendukung demo Hong Kong selama dua bulan terakhir dilarang untuk terbang ke daratan utama.

Dilansir AFP Senin (12/8/2019), Cathay Pacific sudah menyatakan mereka bakal mendukung regulasi itu, menekankan pentingnya bisnis di China dan kebutuhan mengikuti peraturan setempat.

Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Eksekutif Rupert Hogg menegaskan bahwa staf bisa mendapat "konesekuensi serius" jika tergabung dalam aksi protes.

"Cathay Pacific mempunyai pendekatan tegas terhadap aksi ilegal. Konsekuensi ini sangat serius dan bisa saja berujung kepada Anda dipecat," ungkap Hogg.

Dia sebelumnya mengatakan jajarannya bakal tunduk terhadap aturan baru dari Badan Penerbangan Sipil China (CAAC), dan menekankan basis operasi mereka di kawasan daratan utama.

"Secara hukum, kami diharuskan mengikuti peraturan CAAC dan seperti halnya pemberitahuan yang dikeluarkan otoritas, punya yurisdiksi dan kami harus mematuhinya," terangnya.

Maskapai yang beroperasi sejak 72 tahun silam itu menjadi sasaran Beijing setelah sejumlah stafnya ikut serta dalam demo. Termasuk aksi di bandara.

Hogg memperingatkan para pegawainya untuk tidak bergabung dalam demo yang berlangsung di bandara, di mana pengunjuk rasa bergabung kembali Senin ini.

Halaman
12
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved