Emosi Diejek Loyo di Atas Ranjang, Malam Durjana Pelaku Tega Habisi SPG Cantik

Pelarian tersangka Bagus Putu Wijaya (33) yang membunuh Ni Putu Yuniarti (39) berakhir di Manado Sulawesi Utara (Sulut).

Emosi Diejek Loyo di Atas Ranjang, Malam Durjana Pelaku Tega Habisi SPG Cantik
Facebook
Ni Putu Yuniawati yang tega dibunuh teman kencannya 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelarian tersangka Bagus Putu Wijaya (33) yang membunuh Ni Putu Yuniarti (39) berakhir di Manado Sulawesi Utara (Sulut).

Dia ditangkap polisi usai melarikan diri setelah malam durjana menghabisi nyawa wanita yang baru dikenalnya di media sosial.

Tersangka diduga membunuh SPG Cantik dealer Mitsubishi Ni Putu Yuniarti di penginapan Teduh Ayu II, Denpasar, pada Senin (5/8) sekitar pukul 21.30 Wita.

Setelah menjalani pemeriksaan di Polda Sulut, tersangka Bagus Putu Wijaya diterbangkan dari Manado ke Bali sekitar pukul 07.00 Wita, Sabtu (10/8).

Tersangka tega membunuh korban diduga karena emosi usai disebut loyo di atas ranjang dan tidak dapat memuaskan nafsunya.

Namun demikian Polisi masih mendalami pengakuan tersangka tersebut, karena bisa saja dia berbohong untuk mengaburkan motif sebenarnya.

Terkait hal ini Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Haji Andi Muhamad Nurul Yaqin mengatakan kasus tersebut nantinya akan dijelaskan Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan.

"Sabar ya, nanti soal itu Pak Kapolresta yang akan menjawab, Senin lah paling gak," jawab Nurul Yaqin seperti yang dikutip dari Tribun Bali, Sabtu (10/8).

Baca: Tinggalkan Kondom Bekas Lalu Habisi SPG Cantik Usai Dikencani, Pengakuan Pembunuh Ni Putu

Fakta Kelam Bagus Putu Wijaya Terkuak, Pembunuhan Putu Yuniawati di Kamar Hotel Bukan Kasus Pertama
Fakta Kelam Bagus Putu Wijaya Terkuak, Pembunuhan Putu Yuniawati di Kamar Hotel Bukan Kasus Pertama (Tribun Manado/Tribun Bali)

Jenazah Yuniawati diautopsi atas persetujuan polisi dan pihak keluarga pada Jumat (9/8).

"Hasil autopsi ditemukan luka-luka memar pada leher dan tanda-tanda mati lemas. Sebab mati karena penekanan jalan nafas," kata dr. Dudut Rustyadi, Kepala Intstalasi Forensik RSUP Sanglah Denpasar, saat dihubungi Tribun Bali.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved