Kapolsek Patumbak Kembali Beraktivitas setelah Dikeroyok Bandar Narkoba saat Gelar GKN

Pasca pengeroyokan bandar narkoba, AKP Ginanjar pun mengalami luka di bagian wajah dan dirawat di RS Asia Columbia.

Kapolsek Patumbak Kembali Beraktivitas setelah Dikeroyok Bandar Narkoba saat Gelar GKN
TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Kapolsek Patumbak Kembali Beraktivitas setelah Dikeroyok Bandar Narkoba saat Gelar GKN. Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi. 

Kapolsek Patumbak Kembali Beraktivitas setelah Dikeroyok Bandar Narkoba saat Gelar GKN

TRIBUN-MEDAN.com-Kapolsek Patumbak Kembali Beraktivitas setelah Dikeroyok Bandar Narkoba saat Gelar GKN.

Kapolsek Patumbak Ajun Komisaris Polisi Ginanjar Fitriadi sudah kembali beraktivitas seperti sediakala.

Sebelumnya, AKP Ginanjar Fitriadi dikeroyok dan dianiaya saat penggerebekan kampung narkoba (GKN) di Marindal I, Kecamatan Patumbak pada Kamis (8/8/2019).

Pasca pengeroyokan bandar narkoba, AKP Ginanjar pun mengalami luka di bagian wajah dan dirawat di RS Asia Columbia.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan pada Senin (12/8/2019), AKP
Ginanjar terlihat sudah mengikuti rapat rutin di markas Polrestabes Medan.

Terkait peristiwa dugaan pengeroyokan Kapolsek Patumbak, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan hari ini Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar sudah mulai beraktifitas.

Baca: Pasca-dikeroyok Bandar Narkoba, Kapolsek Patumbak Kembali Beraktivitas

Baca: Edy Rahmayadi Janji Bangunkan Rumah Kepada Para Lansia

Baca: Doyan Marah-marah dan Performa Turun, PSMS Tak Bawa Si Gimbal Al Hadji ke Aceh

"Sampai dengan hari ini kami masih melakukan penyelidikan kasus penganiayaan terhadap anggota kita. Sebagian pelaku pengeroyokan dan penganiayaan sudah teridentifikasi. Kita minta segera pelaku lainnya menyerahkan diri," ujarnya.

Lebih lanjut dikata Dadang, untuk beberapa pelaku sudah diamankan.

Baca: Nekat Berpose dengan Gurita Beracun untuk Menang Kontes Foto, Wanita ini Malah Dilarikan ke UGD

Baca: Pria Tua Usia 65 Tahun Gagalkan Penembakan Berdarah di Masjid Norwegia Saat Perayaan Idul Adha

Baca: Sukses Bawa Tim Sepak Takraw Sumut Lolos PON, Gusti Nanda Mengaku Puas

Untuk pelaku yang diamankan dari lokasi kejadian lebih ditekankan pada kasus keterlibatan narkotika.

"Ada beberapa pelaku dari TKP kami amankan. Tapi pelaku itu bukan kasus penganiayaan terhadap anggota (AKP Ginanjar) melainkan kita fokuskan keterlibatannya dengan kasus narkotikanya," ungkap Dadang.

Baca: Global Qurban-ACT Sebarkan Hewan Kurban untuk Jutaan Penerima Manfaat di Indonesia dan Dunia

Baca: Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ajak Pengunjung Masjid Al-Mashun Santap Kurban Bersama

Terkait peredaran narkoba, Polrestabes Medan terus melakukan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

Baca: Ditusuk Sampai 20 Jahitan, TKW Arab Saudi Disiksa Majikan 21 Tahun Tak Boleh Pulang ke Tanah Air

Baca: Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Medan, Polisi Tetapkan 15 Tersangka

"Dari awal memang kami sudah komit dengan masalah narkotika ini. Medan ini akan benar-benar kita bersihkan dari peradaran narkotika," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved