Komunitas Rumah Kepemimpinan Medan Bagikan Hewan Kurban ke Kos Mahasiswa

Memperingati Idul Adha 1440 Hijriyah, tahun ini, Komunitas Rumah Kepemimpinan menyembelih 26 ekor hewan kurban jenis kambing.

Komunitas Rumah Kepemimpinan Medan Bagikan Hewan Kurban ke Kos Mahasiswa
HO
Rumah Kepemimpinan menyembelih hewan kurban untuk diserahkan ke anak anak kos yang ada di sekitaran Universitas Sumatera Utara, Senin (12/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com-Memperingati Idul Adha 1440 Hijriyah, tahun ini, Komunitas Rumah Kepemimpinan menyembelih 26 ekor hewan kurban jenis kambing.

Menariknya, distribusi hewan kurban ini dibagikan siap saji ke rumah kos mahasiswa dan masyarakat sekitar Jalan Sei Asahan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Sekretaris Panitia Munir Suteja yang ditemui usai menyembelih hewan hewan kurban mengatakan dari 26 hewan kurban, lima di Kabupaten Humbang Hasundutan dan dua di Kabupaten Batubara. Alhsasil untuk Rumah Kepemimpinan Reg 6 Medan sendiri berhasil mengumpulkan 350 penerima hewan kurban.

"Jadi ada 19 kambing yang disembelih di Rumah Kepemimpinan jalan Sei Asahan, No.88/22 Medan. Nah, 19 kambing ini hasil tim kita mencari shobihul kuran untuk diberikan," ujar Munir, Senin (12/8/2019)

26 kambing kurban tersebut merupakan sumbangan dari dosen, masyarakat maupun teman teman Komunitas Kepemimpinan sendiri. Program Kurban Bareng ini serentak dilaksanakan di 11 Perguruan Tinggi Negeri di 9 Regional

Rumah Kepemimpinan Regional 6 Medan saat ini beranggotakan 25 orang. Ke 25 orang ini berkuliah di Universitas Sumatera Utara dengan berbagai latar pendidikan kuliah.

Azhari Alaska Ginting, Wakil Presiden Rumah Kepemimpinan Reg 6 Medan mengatakan alasan dibuatnya hewan kurban siap saji, adalah lantaran mengingat kesulitan yang dihadapi teman teman kampusnya yang barangkali tidak sempat pulang kampung.

Atas dasar itulah Rumah Kepemimpinan pada Idul Adha 1440 Hijriyah tahun ini berpikir bagaimana kegiatan kurban bisa menyentuh anak muda seusia mereka.

"Jadi melihat banyak mungkin kawan kawan yang kuliah gak sempat pulang. Bagaimana kurban bisa mereka nikmati. Maka itulah kami mencoba memberikan kurban siap saji, tanpa perlu diolah kembali," katanya.

Selain fokus pada distribusi ke anak kos, Rumah Kepemimpinan juga konsen menyalurkan hewan kurban ke masyarakat sekitar, tukang becak dan kaum dhuafa. Adapun masyarakat yang diberikan hewan kurban mereka nilai sangat antusias dan menjadikan semangat mereka untuk melakukan hal yang lebih pada tahun depan.

Keduanya menjelaskan bahwa untuk hewan kurban yang diolah, dimasak dengan sajian rendang. Selain karena olahan rendang lezat. Rendang juga diyakini bisa bertahan lama.

"Mereka menyambut baiklah apa yang kita lakukan. Soalnya kan kurbannya udah diolah. Kami juga sajikan hewan kurban mentah, jika memang penerima kurban ingin mengolah dengan cara cara yang lain," ujar keduanya. (cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved