Maskapai Cathay Pacific Ancam Pecat Karyawan jika Ikut Demo Hong Kong

Maskapai yang beroperasi sejak 72 tahun silam itu menjadi sasaran Beijing setelah sejumlah stafnya ikut serta dalam demo. Termasuk aksi di bandara.

Maskapai Cathay Pacific Ancam Pecat Karyawan jika Ikut Demo Hong Kong
AFP/LAUREL CHOR
Hong Kong Memanas, Pawai dan Demo Membludak di Bandara Hong Kong, Gerombolan Triad Dicurigai Polisi 

Dia kemudian mengingatkan kembali bahwa segala aksi dan perkatan yang dibuat oleh karyawan Cathay Pacific di luar jam kerja bisa berimbas kepada perusahaan.

Maskapai itu sebelumnya sudah menghukum pilot karena dituduh berpartisipasi secara langsung dalam aksi unjuk rasa di Hong Kong.

Kemudian Sabtu (10/8/2019), mereka mengumumkan sudah memecat dua pegawai bandara tanpa bersedia membeberkan alasannya.

Merujuk kepada keterangan media lokal, dua staf itu dipecat setelah diduga membocorkan data perjalanan tim sepak bola Hong Kong ke daratan utama.

Demo yang berlangsung Hong Kong itu awalnya menentang usul penerapan UU Ekstradisi. Namun pada praktiknya, berkembang menjadi tuntutan kebebasan demokrasi.

Demonstrasi itu menjadi ancaman terbesar bagi pemerintah China sejak mereka mendapat kota tersebut yang awalnya adalah koloni Inggris pada 1997 silam.

Kecaman yang dibuat China pun semakin keras. Bahkan, Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang bermarkas di Hong Kong juga merilis video latihan.

Namun para pakar menilai, jika China sampai menerjunkan pasukan untuk memadamkan krisis, maka mereka bakal mendapat pukulan telak di sektor ekonomi.

Para pakar merujuk kepada operasi penumpasan aksi protes Tiananmen 1989 yang membuat Negeri "Panda" menjadi negara pariah karena dikucilkan oleh komunitas internasional.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maskapai Cathay Pacific Ancam Pecat Karyawan jika Ikut Demo Hong Kong"

Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved