Demseria Simbolon Hanya Divonis Setahun, Anggota DPRD Binjai Nilai Hukuman Terlalu Rendah

Vonis rendah terhadap Demseria mendapat sikap dari Ketua Komisi C DPRD Binjai, Irfan Asriandi yang membidangi pendidikan.

Demseria Simbolon Hanya Divonis Setahun, Anggota DPRD Binjai Nilai Hukuman Terlalu Rendah
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Terdakwa korupsi, Demseria Simbolon ketika dijemput paksa oleh Pihak Kejaksan Negeri Binjai. 

TRIBUN-MEDAN.com - Terdakwa tindak pidana korupsi gaji dan asuransi kematian palsu dari PT. Taspen Cabang Pematangsiantar, Demseria Simbolon (56) divonis lebih ringan dari tuntutan jaksa, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, Selasa (13/8/2019).

Demseria hanya divonis 1 tahun 2 bulan, dan didenda sebesar Rp. 50.000.000, serta uang pengganti sebanyak Rp. 264.527.500, subsidair 2 bulan penjara.

Jaksa Penuntut Umum meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Demseria Simbolon dengan pidana badan selama 4 tahun 6 bulan.

Atas vonis ringan ini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar menyatakan sikap pikir-pikir untuk melakukan banding.

Pihaknya masih memilik waktu kurun sepekan ke depan.

"Sudah dengar itu vonisnya.

Kami sudah mendengar hasil putusan sidang dari terdakwa Demseria Simbolon.

Kita masih pikir-pikir untuk banding, namun dalam waktu satu minggu kita harus sudah buat keputusan soal itu," kata Kajari yang meraih penghargaan terbaik penanganan korupsi di Sumut ini.

JPU Kasi Pidsus Kejari Binjai, Asepte Gaulle Ginting menyatakan bahwa pihaknya diberi waktu tujuh hari untuk bersikap.

"Kami diberi waktu pikir-pikir selama tujuh hari. Jadi, kami sudah jajak untuk pikir-pikir akan banding," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved