Jauhkan PSMS dari Sanksi Akibat Kartu, Pelatih PSMS Minta Pemainya Jaga Emosi saat Bentrok Persiraja

Ia tak mau pemainnya terpancing emosi terhadap pemain Persiraja yang bisa mengakibatkan hilang konsentrasi pemainnya.

Jauhkan PSMS dari Sanksi Akibat Kartu, Pelatih PSMS Minta Pemainya Jaga Emosi saat Bentrok Persiraja
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Tim pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning dan Edy Syahputra saat memimpin latihan di Stadiion Mini Kebun Bunga, Medan, Selasa (30/7/2019). Jelang menjamu Sriwijaya FC, PSMS Medan optimis meraih poin penuh di Stadion Teladan, Kamis (1/8). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelatih PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning menginstruksikan anak asuhnya untuk menahan emosi saat bentrok Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Dimurthala, Banda Aceh, Rabu (14/8/2019) malam.

Ia tak mau pemainnya terpancing emosi terhadap pemain Persiraja yang bisa mengakibatkan hilang konsentrasi pemainnya.

Kemudian, ia juga tidak mau kedua tim saling adu jotos demi meraih kemenangan.

"Ya saya memang tetap instruksikan pemain untuk tahan emosi. Karena kita tahu PSMS dan Persiraja ini sama-sama punya tipikal keras. Kalau tidak tahan emosi, bisa tidak main bola jadinya nanti. Malah berantam pulak pemain," ujar Gurning, Selasa (13/8/2019).

Pelatih berusia 61 tahun itu sengaja menahan emosi pemainnya lantaran memprediksi kedua tim akan main keras. Apalagi Persiraja main di markasnya sendiri. Motivasi mereka mengalahkan PSMS sangat tinggi.

Begitu juga PSMS yang saat ini bertengger di puncak klasemen, berhasrat mempertahankan posisinya. Mereka mengincar poin demi bertahan di papan atas klasemen Wilayah Barat.

"Apapun yang terjadi harus tetap tahan emosi. Ini main sepak bola, harus tetap jaga sportifitasnya. Makanya sebelum main nanti tetap saya instruksikan jaga sportifitas itu yang utama," tambahnya.

Meski menginstruksikan anak asuhnya tahan emosi, Gurning Tetap meminta pemain bermain terbuka tanpa beban.

Ia tak masalah Legimin dkk terkena kartu kuning atau tidak dalam laga itu.

Mengingat saat ini, PSMS menjadi was-was lantaran mendapat sanksi kena denda akibat mendapat lima kartu kuning dalam satu pertandingan.

"Soal kartu tidak usah dipikirkan. Main saja fokus pada pertandingan mau kena kartu atau tidak. Yang penting jangan sampai lengah," pungkasnya.(*)

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved