PSMS Bentrok Dengan Persiraja Aceh, Gurning Minta Anak Asuhnya Patahkan Rekor Kandangnya

PSMS yang akan menjadi korban Persiraja di markasnya. Mengingat tim berjuluk Laskar Rencong itu tengah berhasrat meraih poin penuh.

PSMS Bentrok Dengan Persiraja Aceh, Gurning Minta Anak Asuhnya Patahkan Rekor Kandangnya
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning bersama Pelatih Kiper PSMS Medan Sugiar memimpin latihan di Stadion Mini Kebun Bunga, Medan, Kamis (18/7/2019). Jelang melawan Blitar United, PSMS Medan memiliki peluang besar meraih poin penuh pada pekan ke-6 Liga 2. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Duel sengit akan tersaji pada laga pamungkas putaran pertama Liga 2 2019.

PSMS Medan akan bentrok kontra tim tuan rumah Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Dimurthala, Aceh, Rabu (14/8/2019) malam.

Lawan yang dihadapi tim Ayam Kinantan julukan PSMS ini, tim yang tak terkalahkan di kandangnya. Belum ada satupun tim yang pulang dari Aceh membawa poin.

Kali ini, PSMS yang akan menjadi korban Persiraja di markasnya. Mengingat tim berjuluk Laskar Rencong itu tengah berhasrat meraih poin penuh.

Namun, PSMS tak gentar dengan rekor baik kandang Persiraja itu. Tim asuhan Abdul Rahman Gurning bertekad mematahkan rekor Persiraja. Setidaknya, mereka bisa pulang minimal membawa satu poin.

"Kami sudah siap menghadapi Persiraja. Persiapan dari latihan malam dan strategi sudah dipersiapkan. Kami datang ke sini ingin tampil maksimal. Mudah-mudahan kami bisa patahkan rekor kandang mereka," kata Pelatih PSMS, Abdul Rahman Gurning, Selasa (13/8/2019).

PSMS tinggal selangkah lagi menjadi kampiun paruh musim. Mengingat saat ini masih bertengger di puncak klasemen Wilayah Barat dengan mengoleksi 20 poin.

Jika tim Ayam Kinantan berhasil membungkam Persiraja, maka mereka akan mengoleksi 23 poin. Artinya tim yang lain tak bisa mengejar poin PSMS.

Namun, Gurning mengatakan tak masalah jika timnya gagal meraih kemenangan atas Persiraja. Menurutnya, perjalanan masih panjang menuju babak delapan besar.

"Kalau kami gagal menuju juara paruh musim tidak masalah ya. Karena ini kan masih putaran pertama. Kalau tadi putaran kedua tadi barulah kemenangan harga mati. Perjalanan masih panjang, masih banyak pertandingan dan poinnya juga tidak jauh berbeda. Hanya selisih satu atau dua poin saja," ungkapnya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved