DKI Jakarta Bayar Rp 346 Miliar untuk Gelar Formula E 2020, Ini Benefit yang Didapat

"Kita menyelenggarakan Asian Games juga mengeluarkan biaya harus dibayarkan kepada Organisasi Olimpiade Asia," kata dia.

DKI Jakarta Bayar Rp 346 Miliar untuk Gelar Formula E 2020, Ini Benefit yang Didapat
Sam Bloxham/LAT/Formula E
DKI Jakarta Bayar Rp 346 Miliar untuk Gelar Formula E 2020, Ini Benefit yang Didapat.FIA Formula E Championship di Monte-Carlo, Monaco, Sabtu (13/5/2017). 

#DKI Jakarta Bayar Rp 346 Miliar untuk Gelar Formula E 2020, Ini Benefit yang Didapat 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus menyetor dana 20 juta poundsterling untuk menjadi tuan rumah balap mobil listrik Formula E.

Jumlah itu setara dengan Rp 345,9 miliar.

Dana itu harus disetorkan kepada Federasi Otomotif Internasional (FIA) Formula E.

"Jumlahnya 20 juta poundsterling. (Untuk) Formula E, 24,1 juta dollar AS," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Anies Baswedan menyampaikan, penyelenggara setiap event memang harus mengeluarkan biaya penyelenggaraan.

Anies Baswedan kemudian mencontohkan penyelenggaraan Asian Games 2018. 

"Kita menyelenggarakan Asian Games juga mengeluarkan biaya harus dibayarkan kepada Organisasi Olimpiade Asia," kata Anies Baswedan.

Anies Baswedan mengaku telah melaporkan rencana penyelenggaraan Formula itu kepada Presiden Joko Widodo pada Selasa siang.

Menurut Anies Baswedan, Jokowi mendukung penyelenggaraan turnamen balap mobil listrik itu.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved