Inflasi Sumut Makin Tinggi, Bank Indonesia Minta Pemerintah Daerah Kontrol Harga Cabai dan Bawang

Komoditas penyumbang inflasi 2019 yakni cabai merah, bawang merah, bawang putih, ayam ras dan sebagainya.

Inflasi Sumut Makin Tinggi, Bank Indonesia Minta Pemerintah Daerah Kontrol Harga Cabai dan Bawang
Tribun Medan / Natalin
Kepala Perwakilan Bank BI Sumut, Wiwiek Sisto Widayat bincang bersama media. Diakui Wiwiek, hingga Juli tingkat inflasi Provinsi Sumut secara year to date telah mencapai 5,21 persen, berada di atas inflasi Sumatera dan Nasional. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Komoditas penyumbang inflasi 2019 yakni cabai merah, bawang merah, bawang putih, ayam ras dan sebagainya.

Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Utara (Sumut) meminta Provinsi Sumatera Utara untuk lebih fokus menstabilkan harga bahan pokok di Kota Medan.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Widayat mengatakan mengatakan Kota Medan berkontribusi paling besar, atau mencapai 82 persen dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.

"Kenapa tidak difokuskan ke Kota Medan. Kalau Medan terkendali maka inflasi Sumut akan terkendali, karenakan 82 persen kontribusi dari Medan," kata Wiwiek, Rabu (14/8/2019).

Diakui Wiwiek, hingga Juli tingkat inflasi Provinsi Sumut secara year to date telah mencapai 5,21 persen, berada di atas inflasi Sumatera dan Nasional.

Secara tahunan, inflasi IHK Sumut periode Juli mencapai 6,28 (yoy), jauh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 5,87 (yoy).

Lonjakan IHK bersumber dari kelompok komoditas volatile food (VF) yang mencatatkan angka 15,75 (yoy).

Ia menjelaskan harga bahan pokok, cabai merah masih menjadi faktor utama panyebab inflasi di beberapa daerah, termasuk Sumut. Menurutnya, hal tersebut sebagai akibat dari kemarau panjang.

"Selain itu, kami juga dapat info dari petani ada beberapa hama yang membuat keriting daun cabai, sehingga membuat cabai busuk sebelum matang," jelasnya.

Guna menggendalikan inflasi daerah, BI bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menemukan solusi-solusi baik dari jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved