Inilah Pengakuan Sosialita yang Gelapkan 31 BPKB Senilai Rp 2,1 Miliar demi Bisa Hidup Foya-foya

Meyssi sang "Ratu Sosialita" di Baturaja, menangis sesenggukan selama wawancara dan tak hentinya mengucap kata menyesal setelah ditahan

Inilah Pengakuan Sosialita yang Gelapkan 31 BPKB Senilai Rp 2,1 Miliar demi Bisa Hidup Foya-foya
Sripo/ Leni Juwita
Warga Baturaja, Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan dikagetkan dengan ditangkapnya Meyssi. Wanita 48 tahun yang dikenal sebagai "Ratu Sosialita" di Baturaja ditangkap polisi karena kasus penggelapan. 

Inilah Pengakuan Sosialita yang Gelapkan 31 BPKB Senilai Rp 2,1 Miliar demi Bisa Hidup Foya-foya

TRIBUN MEDAN.com - Meyssi, wanita usia 48 tahun yang dikenal sebagai "Ratu Sosialita" di Baturaja, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, kini meringkuk di sel tahanan kepolisian.

Meyssi ditangkap karena melakukan penggelapan senilai Rp 2,1 miliar. Uang hasil penggelapan itu dipakai oleh Meyssi untuk melakoni gaya hidup sosialita.

Wartawan Tribun Sumsel (grup Tribunmedan.com) melakukan wawancara eksklusif dengan Meyssi, sosialita yang kini ditahan karena menggelapkan 31 BPKB senilai Rp 2,1 miliar.

Meyssi menangis sesenggukan selama wawancara dan tak hentinya mengucap kata menyesal setelah ia ditahan oleh polisi.

Meyssi menceritakan bagaimana ia bisa masuk dalam perkara ini.

Baca: VIRAL Video Adegan Ranjang 3 Pria dan 1 Wanita Beredar Luas via WhatsApp (WA)

Baca: Pengakuan Kecewa Anggota Paskibraka Dicoret, Anak Yatim Berprestasi Diganti Anak Pejabat, Seleksi?

Baca: BEDA Pengakuan Mantan Artis Film Panas Mia Khalifa, Gaji di Film Beradegan Intim, Ancaman Mati ISIS

Meyssi mulai menggelapkan BPKB orang dengan menggadaikannya pada tahun 2016 lalu.

Setelah berhasil menggelapkan satu mobil, ia lalu mencobanya lagi.

Meyssi kemudian membuka biro jasa.

"Khilaf akan pergaulan gaya hidup Messy yang berlebihan. Sedangkan Messy tidak sadar diri," katanya.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved