Lolos Selekda dan Wakili Sumut di Pra-PON, Atlet Panahan Ridwan Hasvi Beber Berbagai Persiapan

Kata mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) ini, di Pra-Pon nanti, dia menargetkan untuk bisa lolos ke kejurnas Pra-Pon tahun ini.

Lolos Selekda dan Wakili Sumut di Pra-PON, Atlet Panahan Ridwan Hasvi Beber Berbagai Persiapan
Tribun Medan / Chandra
Ridwan Hasvi Zalhasrin atlet panahan peraih tiga medali emas di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan X 2018 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atlet panahan kota Medan Ridwan Hasvi Zalhasrin menjadi salah satu yang lolos seleksi tahap akhir oleh Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sumut untuk dipersiapkan berlaga di kejurnas Pra-PON Jakarta 21-29 September mendatang.

Ridwan yang bertanding di nomor standar bow (ronde nasional) ini pun mengaku senang bisa lolos selekda. Kini dirinya pun tengah fokus mempersiapkan diri untuk bisa meraih tiket menuju PON Papua tahun depan.

"Kemarin waktu selekda peringkat 2, skor 851. Ya Alhamdulillah senang bisa lolos. Istilahnya ini pintu pertama untuk menuju PON," ujarnya pada Tribun Medan, Rabu (14/8/2019).

Ridwan mengatakan, sebelum selekda, dirinya memang sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Apalagi dia juga sempat masuk tim pelatda tahap awal untuk persiapan Pra-Pon.

Karena itu program latihan yang diberikan pelatih pun tak disia-siakannya demi bisa lolos mewakili Sumut di kejurnas.

"Latihan pelatda kemarin juga sudah mulai fokus dari April. Jadi persiapan maksimal," terangnya.

Lebih lanjut kata mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) ini, di Pra-Pon nanti, dia menargetkan untuk bisa lolos ke kejurnas Pra-Pon tahun ini.

Meski ini merupakan Pra-Pon yang pertama kali baginya, namun dirinya optimistis bisa meraih tiket PON untuk bisa berlaga di PON Papua 2020.

"Lolos ke Pra-Pon ini pertama kali. Target di Pra-Pon supaya lolos PON dulu. Apalagi di beberapa Pra-Pon, Sumut belum pernah lewat, target awal cukup lewat PON. Kalau lolos kan di delapan besar dulu. Jika lolos ke PON juga nanti yang perdana," ungkapnya.

Sebagai persiapan dalam sebulan ini, dia akan memfokuskan pada penguatan mrnt dan fisik untuk bertanding.

Di bawah binaan pelatih pengprov Perpani Sumut, dia akan memanfaatkan program latihan untuk meningkatkan kemampuannya berhadapan dengan para atlet di kejurnas nantinya.

"Kalau teknik kan relatif sih. Jadi lebih pada fisik sama mental. Harapan yang penting lolos dulu, kalau bisa dapat medali sudah sesuatu hal yang membanggakan kali layaknya," Pungkas peraih tiga medali emas di Porkot X tahun 2018 ini.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved