Polda Sumut dan Bank Indonesia Musnahkan Uang Palsu dengan Nominal Rp 1,5 Miliar dengan Cara Dibakar

Uang palsu itu ditemukan dari setoran masyarakat ke perbankan yang kemudian dilakukan klarifikasi ke Bank Indonesia.

Polda Sumut dan Bank Indonesia Musnahkan Uang Palsu dengan Nominal Rp 1,5 Miliar dengan Cara Dibakar
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Polda Sumut dan Bank Indonesia Musnahkan Uang Palsu dengan Nominal Rp 1,5 Miliar dengan Cara Dibakar. 

Polda Sumut dan Bank Indonesia Musnahkan Uang Palsu dengan Nominal Rp 1,5 Miliar dengan Cara Dibakar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Polda Sumut dan Bank Indonesia Musnahkan Uang Palsu dengan Nominal Rp 1,5 Miliar dengan Cara Dibakar.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Utara melaksanakan pemusnahan temuan uang rupiah palsu sebanyak 21.632 lembar, Rabu (14/8/2019).

Tampak hadir Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Kepala BI Perwakilan Sumut Wiwiek Siswo Widayat, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara Oza Olavia dan Wakil Kejati Sumut, Sumardi.

Uang palsu itu ditemukan dari setoran masyarakat ke perbankan yang kemudian dilakukan klarifikasi ke Bank Indonesia. Hasil klarifikasi Bank Indonesia terhadap setoran uang perbankan ke Bank Indonesia periode 2013-2018.

Temuan uang palsu itu, kemudian diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumut untuk diamankan sebelum dimusnahkan.

Pemusnahan ini terlebih dahulu telah melewati penilaian keaslian atas uang rupiah Laboratorium Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC).

Baca: Bertemu Saat SD 27 Tahun Lalu, Pasangan ini Berjodoh dan Menikah di Aula Sekolah

Baca: Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumut Berharap Predikat Medan Kota Layak Tak Hanya di Atas Kertas

Baca: Paripurna DPRD Kabupaten Deliserdang Digelar, Berikut Rincian RAPBD Deliserdang TA 2020

Kegiatan pemusnahan uang rupiah palsu, juga telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri Medan Klas I-A Nomor 01/PEN. PlD/P. MUS/2019/PN. MEDAN, Tanggal 1 Maret 2019.

(kiri-kanan) Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara Oza Olavia, Wakil Kejati Sumut, Sumardi, Kepala BI Perwakilan Sumut Wiwiek Siswo Widayat dan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto serta stakeholder terkait sebelum melaksanakan pemusnahan uang rupiah palsu di Polda Sumut.
(kiri-kanan) Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara Oza Olavia, Wakil Kejati Sumut, Sumardi, Kepala BI Perwakilan Sumut Wiwiek Siswo Widayat dan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto serta stakeholder terkait sebelum melaksanakan pemusnahan uang rupiah palsu di Polda Sumut. (Tribun Medan / M Andimaz Kahfi)

Uang palsu yang akan dimusnahkan berjumlah 21,632 lembar. Dengan rincian pecahan 100 ribu, sebanyak 8.974 lembar, senilai 897.400.000. Pecahan 50 ribu, sebanyak 11.850 lembar, senilai 592.500.000. Pecahan 20 ribu, sebanyak 636 lembar, senilai 12.720.000.

Baca: Tak Mau Putranya Bersedih Tak Punya Ibu, Sang Ayah Berdandan Layaknya Wanita untuk Rayakan Hari Ibu

Baca: Detik-detik Aksi Jambret di Medan, Korban Terhempas ke Aspal hingga Kesulitan Berjalan

Baca: Setelah Laga Kontra Persiraja Banda Aceh, Pemain PSMS Dapat Bonus Libur 3 Hari

Kemudian, pecahan 10 ribu, sebanyak 88 lembar, senilai 880.000.
Pecahan 5 ribu, sebanyak 83 lembar, senilai 415.000 dan pecahan 2 ribu, sebanyak 1 lembar, senilai 2,000. 

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved