Ibu Muda Enda Yani Saida Divonis 11 Tahun Penjara, Jadi Kurir Sabu di Pangkalansusu

Ibu muda, Enda Yani Saida yang menjadi penadah sabu 200 gram divonis 11 tahun penjara bersama rekannya Saiful Amri.

Ibu Muda Enda Yani Saida Divonis 11 Tahun Penjara, Jadi Kurir Sabu di Pangkalansusu
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Enda Yani Saida yang menjadi penadah sabu 200 gram di kampungnya divonis 11 tahun penjara bersama rekannya Saiful Amri di PN Medan, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Ibu muda, Enda Yani Saida yang menjadi penadah sabu 200 gram divonis 11 tahun penjara bersama rekannya Saiful Amri di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (15/8/2019).

Ia merupakan kurir sabu di lingkungan rumahnya daerah Dusun II Bakti Desa Paya Tambak, Pangkalansusu, Langkat. Dimana Saiful adalah pembelinya yang tertangkap.

Keduanya divonis bersalah melanggar pasal Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dimana keduanya juga dibebankan denda Rp1 miliar dengan subsider 3 bulan kurungan.

"Dengan ini menyatakan bahwa terdakwa Enda Yani Saida dan Saiful Amri terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan hukuman penjara 11 tahun dengan denda Rp 1 miliar dengan subsider 3 bulan kurungan," jelas Majelis Hakim yang diketuai Fahren.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menuturkan hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.

"Hal yang meringankan karena terdakwa bersikap sopan dan berterus-terang serta menyesali perbuatannya. Keduanya juga merupakan tulang punggung keluarga," ungkap Hakim Fahren

Selama persidangan, terdakwa yang mengenakan jilbab pink ini tampak tenang dan hanya sesekali menghindari jepretan awak kamera dengan menundukkan wajah dan menutupi dengan tangan.

Saat dibacakan Hakim angka 11 tahun penjara, Enda juga tampak tenang, berbeda dari Saiful yang tampak terkujur lemas dan terus tertunduk.

Seusai pembacaan kedua terdakwa kompak menyebutkan akan pikir-pikir terhadap putusan tersebut. Sedangkan jaksa tampak menerima.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved