Listrik Padam Tujuh Jam, Pelanggan Bisa Dapat Kompensasi

Executive Vice President Distribusi Operasi Regional Sumatera PT PLN (Persero) Supriyadi mengatakan kompensasi diberlakukan secara nasional.

Listrik Padam Tujuh Jam, Pelanggan Bisa Dapat Kompensasi
Dok PLN
Petugas PLN melakukan pengecekan. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Perusahaan Listrik Negara (PLN) membantah melakukan diskriminasi dalam memberikan kompensasi pemadaman listrik.

Executive Vice President Distribusi Operasi Regional Sumatera PT PLN (Persero) Supriyadi mengatakan kompensasi diberlakukan secara nasional.

Hal ini diungkapkan Supriyadi kala menghadiri acara Dialog Publik Diskriminatif Kompensasi Pemadaman Listrik yang digelar oleh Komunitas Pemerhati Pelayanan Publik (KPPP) dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Medan di Penang Corner, Rabu (14/8/2019).

"Kompensasi kita berlakukan secara nasional. Di Kota Medan, kompensasi akan diberikan setelah adanya pemadaman tujuh jam dalam sebulan. Hal ini berlaku akumulatif," ujarnya.

Seiring dengan membaiknya pasokan dan berkurangnya gangguan, ia mengatakan besarnya kompensasi yang diberikan PLN semakin menurun.

Ia mengatakan kompensasi diberikan secara langsung berupa pemotongan tagihan.

Executive Vice President Distribusi Operasi Regional Sumatera PT PLN (Persero) Supriyadi dalam Dialog Publik Diskriminatif Kompensasi Pemadaman Listrik yang digelar oleh Komunitas Pemerhati Pelayanan Publik (KPPP) dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Medan di Penang Corner, Rabu (14/8/2019)
Executive Vice President Distribusi Operasi Regional Sumatera PT PLN (Persero) Supriyadi dalam Dialog Publik Diskriminatif Kompensasi Pemadaman Listrik yang digelar oleh Komunitas Pemerhati Pelayanan Publik (KPPP) dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Medan di Penang Corner, Rabu (14/8/2019) (Tribun Medan / Septrina Ayu Simanjorang)

Sekretaris Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) Sumatera Utara, Padian Adi S. Siregar mengatakan selama ini konsumen tidak pernah diberi tahu adanya kompensasi.

"Masyarakat perlu diberi tahu agar nantinya masyarakat lebih teliti melihat rekening listrik mereka. Selain itu masalah juga terjadi karena perbedaan TMP setiap provinsi," ujarnya.

Supriyadi mengatakan kedepannya pihaknya akan lebih berkomunikasi sehingga hal-hal mengenai kompensasi ini bisa tersampaikan kepada masyarakat.

"Keuangan PLN pasti akan terganggu dengan seringnya kompensasi. Makanya kami berkomitmen agar hal ini tidak terjadi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved