Petrus Diduga Kena Serangan Jantung setelah Santap Siang, Terjatuh ke Lantai saat Hendak Dibangunkan

Warga Jalan Sutumo Ujung gang A Medan tewas usai menyantap makan siang di kedai Nasi Padang Takana Juo Jalan Sutomo, Kota Medan.

Petrus Diduga Kena Serangan Jantung setelah Santap Siang, Terjatuh ke Lantai saat Hendak Dibangunkan
TRIBUN MEDAN /sumber Polsek Medan Timur
Petrus Diduga Kena Serangan Jantung setelah Santap Siang, Terjatuh ke Lantai saat Hendak Dibangunkan. Polisi saat mengevakuasi Petrus Sihombing yang meninggal dunia terkena serangan jantung setelah selesai makan siang. 

Petrus Diduga Kena Serangan Jantung setelah Santap Siang, Terjatuh ke Lantai saat Hendak Dibangunkan

TRIBUN-MEDAN.com-Petrus Diduga Kena Serangan Jantung setelah Santap Siang, Terjatuh ke Lantai saat Hendak Dibangunkan.

Petrus Sihombing (47) mendadak tewas, usai santap makan siang di rumah makan padang, pada Rabu (14/8/2019) sekitar pukul 15.00 WIB kemarin.

Korban diduga mengidap penyakit jantung. Warga Jalan Sutumo Ujung gang A Medan tewas usai menyantap makan siang di kedai Nasi Padang Takana Juo Jalan Sutomo, Kota Medan.

"Korban saat itu sedang menikmati makan siang di rumah makan Takana Juo," kata Kapolsek Medan Timur, Kompol M. Arifin, Kamis (15/8/2019)

"Usai makan, korban langsung seperti tertidur di meja makan," sambungnya.

Lebih lanjut Arifin menuturkan karena sudah lama tertidur, pemilik rumah makan bernama Sahdan kemudian berusaha membangunkan korban.

Namun sebelum dibangunkan, pemilik rumah makan melihat korban mendadak terjatuh dari meja makan dan sudah dalam posisi tidak bergerak lagi.

Baca: OKNUM SATPOL PP MEDAN Pukuli Pengendara Motor, Sofyan: Mohon Maaf ke Masyarakat yang Menjadi Korban

Baca: Pelatih PSMS Ungkap Kekecewaan Main di Aceh, Sebut Wasit Tak Layak Pimpin Pertandingan

Baca: Kronologi Babi Hutan Ngamuk Masuk ke Rumah Pasangan Suami Istri, 1 Korban Tewas,Kondisi 2 Orang Luka

"Pemilik rumah makan berencana ingin bangunkan. Tapi korban sudah terlebih dahulu jatuh dan tak bergerak lagi," sebut Arifin.

Melihat kondisi tersebut, Sahdan sang pemilik rumah makan langsung melaporkan ke Kepling Kelurahan Gaharu dan menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Medan Timur.

Baca: Pengendara Betor Tewas Ditabrak Kereta Api, Sempat Diteriaki Warga agar Bersabar saat Melintasi Rel

Baca: Abdul Rahman Gurning Sebut Wasit Ngomong ke Pemain PSMS Medan Bahwa Dia Diancam Pakai Pistol

Baca: Whatsapp Sistem Baru Sidik Jari (Fingerprint), Cara Pakai Pilih Fitur Keamanan WA Lalu Daftar PIN

Dari hasil identifikasi dan olah TKP, petugas tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Baca: RIZKY Pora Dicoret dari Timnas setelah Memukul Bayu Gatra, Ini Sosok Penggantinya di Timnas Garuda

Baca: Pembantai Satu Keluarga di Serang Beraksi Pakai Topeng, Kapolres Sebut Sudah Direncanakan

Baca: UPDATE Kasus Video Gangbang Vina Garut, Terungkap Adanya Hubungan Dua Pelaku, Eks Pasutri

Diduga korban tewas akibat penyakit jantung yang selama ini dideritanya. Karena korban tidak memiliki keluarga, jasad korban sementara di bawa ke RS Bhayangkara Medan.

"Jasad korban dibawa ke ruang jenazah RS Bhayangkara Medan menunggu ada pihak keluarga menjemputnya," tutup Arifin.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved