Putra Tarigan, Pemilik Tambang Ilegal Asal Binjai Ditangkap Polda Sumut

"Kita amankan kemarin, Rabu (26/6/2019) lalu. Pekerja dan alat berat sudah kita bawa ke Polda," sebut AKBP Herzoni Saragih.

Putra Tarigan, Pemilik Tambang Ilegal Asal Binjai Ditangkap Polda Sumut
HO / Polda Sumut
Putra Tarigan pemilik tambang ilegal (Galian C) di Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah sempat buron, akhirnya personel Subdit IV/Tipidter DitKrimsus Polda Sumut menangkap Putra Tarigan pemilik tambang ilegal (galian c) di Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.

Putra Tarigan yang merupakan adik kandung pengusaha tambang ilegal, Samsul Tarigan, ditangkap dikawasan rumahnya yang berada di Jalan Gunung Jaya Wijaya, Link X, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai, Senin (13/8/2019) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasubdit IV/Tipidter DitKrimsus Polda Sumut AKBP Herzoni Saragih melalui Kanit Kompol A Robert Sembiring kepada wartawan mengaku, tersangka Putra Tarigan terpaksa dilakukan penangkapan karena tidak mengindahkan surat panggilan dan sempat melarikan diri.

"Putra Tarigan sempat buron karena ketika dipanggil tidak datang,"katanya, Kamis (15/8/2019).

Ia menyatakan Putra Tarigan merupakan adik kandung dari pengusaha galian ilegal Samsul Tarigan yang saat ini masih buron.

Dalam kasus ini, aku Sembiring, Putra Tarigan sebagai kordinator lapangan (Korlap) di pertambangan illegal, eks HGU PTPN II Binjai itu.

"Baik Putra Tarigan dan Samsul Tarigan sudah pernah diperiksa sebagai saksi namun ketika dilakukan pemanggilan kedua kali keduanya tidak datang lagi, sehingga mereka kita buron," jelasnya.

Kepada tersangka Putra Tarigan, masih dikatakan Sembiring, dipersangkakan melanggar pasal 158 UU RI No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba dan pasal 109 UU RI No. 32 Tahun 2019 tentang lingkungan hidup dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara denda Rp.10 milyar.

Seperti diketahui, penyidik Subdit IV/Tipidter Ditkrimsus Polda Sumut dipimpin Kasubdit AKBP Herzoni Saragih dan Kanit Kompol.Asrul Robert Sembiring menggerebek tambang diduga ilegal di lahan eks hak guna usaha (HGU) PTPN II Desa Tunggurono Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai pada Rabu (26/6/2019).

Penggerebekan berlangsung ketika sedang beroperasi. Dari lokasi diamankan empat unit excavator, 6 unit truk dan 11 pekerja.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved