Sekolah Ortodoks Agios Nikitas Terancam Proyek Jalan Tol Medan-Binjai

Manalu mengatakan, akibat proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai, jumlah murid di sekolahnya menurun drastis.

Sekolah Ortodoks Agios Nikitas Terancam Proyek Jalan Tol Medan-Binjai
Tribun Medan/Muhammad Fadli Taradifa
Warga Tanjung Mulia Hilir unjuk rasa ke Kantor BPN Sumut, Jalan Brigjen Katamso Medan, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com-Kepala Sekolah Ortodoks Agios Nikitas Febe Manalu ikut datang bersama warga Tanjung Mulia Hilir ke Kantor BPN Sumut, Jalan Brigjen Katamso Medan, Kamis (15/8/2019).

Manalu mengatakan, akibat proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai, jumlah murid di sekolahnya menurun drastis.

"Sekolah itu ada TK dan SD. Sudah tiga tahun ini jumlah siswa yang biasanya setiap tahun ajaran baru mencapai dua kelas, kini turun drastis yakni satu kelas dan ada juga yang tidak penuh," ucapnya.

Ia pun meminta kepada BPN agar ganti rugi segera direalisasikan.

Baca: Warga Tanjungmulia Hilir Minta Pembayaran Ganti Rugi Pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai

"Sekolah saya terkena hingga kini tidak ada ganti rugi. Kondisi ini sudah tiga tahun. Memang hingga saat ini, sekolah masih beroperasi. Siswa sudah tiga tahun turun drastis. Kami gurunya jantungan terhadap kelangsungan sekolah," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun Tribun Medan di lokasi, sekolah Ortodoks Agios Nikitas sudah beroperasi sejak tahun 2001.

"Kalau untuk imbas pembangunan jalan, saat paku bumi itu, bangunan sudah retak. Mereka kerja terus, sementara bangunan retak-retak," keluhnya.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved