Sumut Masih Aman dari Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan

"Untuk di Sumatera Utara secara umum, potensi dari efek kebakaran hutan di Riau masih aman. Asap tidak sampai Kota Medan," sambungnya.

Sumut Masih Aman dari Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan
KOMPAS.com
Presiden Jokowi meninjau langsung kebakaran hutan di Kalimantan Selatan pada 2015. (KOMPAS.com) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terus terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Riau dan Jambi.

Tentu dampak asap dari kebakaran hutan itu, akan menyebar ke beberapa daerah yang letak geografisnya dekat dengan lokasi kebakaran.

Prakirawan Balai Besar Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) wilayah 1 Medan, Defri Mandoza mengatakan bahwa sampai saat ini Sumatera Utara masih dalam kondisi aman.

"Untuk potensi asap memang ada. Tapi, hanya sampai Sumatera Utara bagian selatan seperti daerah Padang Lawas (Palas) dan maksimal sampai di Labuhanbatu Selatan (Labusel)," kata Defri, Kamis (15/8/2019).

"Untuk di Sumatera Utara secara umum, potensi dari efek kebakaran hutan di Riau masih aman. Asap tidak sampai Kota Medan," sambungnya.

Petugas berupaya memadamkan kebakaran hutan di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, 5 September 2015. Kabut asap kebakaran hutan dan lahan mulai menyebar ke negara tetanga di Asia Tenggara.
Petugas berupaya memadamkan kebakaran hutan di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, 5 September 2015. Kabut asap kebakaran hutan dan lahan mulai menyebar ke negara tetanga di Asia Tenggara. (AFP PHOTO / ABDUL QODIR)

Defri menjelaskan bahwa untuk hotspot hari ini di wilayah Sumut, tidak ada titik api karena masih terus terjadi hujan, jadi masih cukup aman. Namun, dua hari lalu ada hotspot di Sumut bagian selatan.

"Ada titik api, tapi dalam pengamatan secara satelit api memang lebih banyak di wilayah Riau," sebutnya.

Terkait suhu udara, lanjut Defri juga masih dalam batas normal berkisar antara 28-33 derajat celsius. Bahkan secara umum untuk Sumut, masih terjadi potensi hujan.

"Di Sumut potensi hujan masih cukup tinggi untuk 2-3 hari kedepan. Wilayah yang bakal diselimuti hujan diperkirakan terjadi di Sumut bagian selatan, pesisir barat dan timur," urainya.

Jadi, lanjut Defri kalau berkaitan tentang potensi titik api ataupun asap, Sumut masih dikategorikan cukup aman.

"Walaupun ada asap, tapi curah hujan masih tinggi sehingga membuat asap tak sampai menyebar," tutup Defri.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved