Kasus Dugaan Penipuan Rp300Juta Tahun 2014 Mengendap di Polrestabes Medan, Putu: Masih Proses

"Harapan saya, Pak Kapolda bisa segera menginstruksikan penyidik untuk menyelesaikan kasus saya," kata Helen.

Kasus Dugaan Penipuan Rp300Juta Tahun 2014 Mengendap di Polrestabes Medan, Putu: Masih Proses
HO
Korban menunjukkan bukti laporan dugaan kasus penipuan senilai Rp300 juta. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sampai saat ini, penyidik Polrestabes Medan unit Reskrim belum mampu menyelesaikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp300Juta.

Padahal, korban Helen (49), warga Jalan Kuali No 8-a, Kecamatan Medan Petisah telah melaporkan kasus itu sejak 5 Juni 2014 lalu.

Tapi, pelaku Tommy JS masih bebas berkeliaran.

"Sudah lima tahun berjalan kasus penipuan dan penggelapan yang saya laporkan ini mengendap di Polrestabes Medan. Saya minta Pak Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memperhatikan kasus yang saya alami agar pelaku segera ditangkap," ujar Helen kepada wartawan, Kamis (15/8/2019).

Kata Helen, laporan dengan Nomor: STTLP/1432/K/VI/2014/RESTA MEDAN dibuat pada 4 Juni 2014 diterima dan ditandatangani Kanit SPKT A, Ipda J Sitanggang.

Helen menyatakan dugaan penipuan dan penggelapan itu terjadi setelah pelaku meminjam uang kepada korban untuk keperluan usahanya. Serah terima uang yang dilakukan beberapa kali itu terjadi di kediaman korban dan dibuktikan dengan kwitansi bermaterai Rp 6.000.

"Pelaku datang ke rumah saya, memelas, meminjam uang untuk keperluan bisnisnya. Dia janji akan segera membayarnya, tapi ternyata bohong sehingga saya laporkan," ujar korban.

Atas laporannya itu, menurutnya, penyidik telah dua kali melakukan gelar perkara di Aula Direktorat Reskrimum Polda Sumut beberapa waktu lalu, namun hingga kini belum jelas kelanjutannya.

Karena itu, dia meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto segera mengambil langkah untuk menyelesaikan kasus yang sudah dilaporkan sejak 2014 lalu.

"Harapan saya, Pak Kapolda bisa segera menginstruksikan penyidik untuk menyelesaikan kasus saya," kata Helen.

Terkait masalah ini, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan untuk kasus ini masih dalam proses.

"Sedang proses dalam rangka memberikan kepastian hukum kepada para pihak,"ujarnya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved