LPPM USU Edukasi Petani Beras Merah Silotik di Tapsel Guna Tingkatkan Produksi Pertanian

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara (USU) mendukung model edukasi petani Beras Merah Silotik

LPPM USU Edukasi Petani Beras Merah Silotik di Tapsel Guna Tingkatkan Produksi Pertanian
Istimewa
Tim LPPM USU mendukung model edukasi petani Beras Merah Silotik di Tapanuli Selatan (Tapsel). 

 “Sedangkan konservasi tanah dilakukan secara peningkatan bahan organik dan kesuburan tanah perbaikan sifat tanah yang berkorelasi nyata terhadap produksi padi adalah kedalaman solum, kandungan bahan organik,” terangnya.

Dilanjutkan dengan mengambil sampel tanah untuk diuji di Laboratorium Fisika Tanah Fakultas pertanian Universitas Sumatera Utara dan memberi pelatihan mendeteksi ciri dan morfologi benih asal padi unggul yang dideteksi dari aroma-rasa, produktivitas tinggi, dan resistensi hama dan penyakit tanaman.

Ketika Dr Haryati, M.P memberi pelatihan mendeteksi ciri dan morfologi benih asal padi unggul yang dideteksi dari aroma-rasa, produktivitas tinggi, dan resistensi hama dan penyakit tanaman.

Menurut ketua adat di Marancar terdapat beberapa sumber padi spesifik lokal, dianataranya adalah Sipahan dan Sipulen yang kedua jenis benih padi tersebut masih sangat sulit ditemukan di Desa Tanjung Dolok, Marancar, Tapanuli Selatan.

Setelah dilaksanakan pelatihan dilakukan diskusi tanya jawab dengan kelompok tani wanita Hamparan dan petani Dame Na Roha mengenai permasalahan tentang pengelolaan dan kontrol hama dan penyakit tanaman (hpt) padi beras merah secara tepat guna.

Masalah bibit unggul silotik yang belum ditemukan, persoalan irigasi dimusim kering, rotasi tanaman, sampai masalah penjemuran padi silotik yang sering terganggu saat hujan.(pra/tribun-medan.com)

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved