Terdakwa Kasus Kredit Fiktif Rp23,5 Miliar BRI Agroniaga Memohon ke Jaksa Penuntut

"Saya enggak ada nikmati Rp19 miliar itu, yang lainnya mungkin yang nikmati, masyarakat sana," kata Mulyono.

Terdakwa Kasus Kredit Fiktif Rp23,5 Miliar BRI Agroniaga Memohon ke Jaksa Penuntut
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Sidang lanjutan kasus korupsi kredit fiktif BRI Agroniaga Cabang Rantauprapat Rp 23,5 miliar beragendakan keterangan terdakwa di PN Medan, Jumat (16/5/2019). 

Oleh Riki, permohonan kredit terdakwa diajukan ke pimpinan cabang. Beberapa tahapan proses kredit dialui terdakwa hingga akhirnya Riki, membuat Laporan Kunjungan Nasabah (LKN) dan Memorandum Analisis Kredit (MAK). Di dalam MAK tersebut diuraikan harga pasar objek jaminan yang hasilnya keseluruhan nilai jaminan tersebut di mark-up atau dinilai jauh lebih tinggi dari harga yang sebenarnya agar dapat memenuhi batas nilai pinjaman kredit yang diajukan.

Ulah terdakwa Mulyono bersama para pejabat BRI Agroniaga, dengan 23 nama debitur yang digunakan Mulyono ditemukan total kerugian keuangan negara Rp 23.534.400.202.

Terdakwa diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b, Ayat (2), (3) Undang - Undang RI. No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang -Undang RI. No. 20 Tahun 2001 Jo Pasal 64 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

(vic/tribun-medan.com)

(vic/tribun-medan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved