Dikejar Warga, Tapir Masuk Lubang di Perkebunan Bandar Selamat Asahan

"Sedang menyebrang jalan, terus saya melihat ada tapir. Terus saya sama warga lainnya langsung coba pegang dia," kata Elizar.

HO
Seekor rapir yang ditemukan warga berkeliaran di Dusun II, Desa Perkebunan Bandar Selamat, Kecamatan Aek Songsongan, Asahan, terjebak di dalam lubang berlumpur, Sabtu (17/8/2019). Rencananya satwa dilindungi itu akan dievakuasi tim BBKSDA. 

TRIBUN-MEDAN.com - Warga Dusun II, Desa Perkebunan Bandar Selamat, Kecamatan Aek Songsongan, Asahan pada Sabtu (17/8/2019) dikejutkan dengan penemuan seekor satwa liar langka, tapir di sekitar tempat tinggaL mereka.

Tapir itu pertama kali diketahui seorang warga bernama Elizar. Ketika itu sekitar pukul 11.00 WIB, Elizar yang tengah menyeberang jalan melihat keberadaan seekor tapir.

Mengetahui hal itu warga lalu mengejarnya. Diduga karena ketakutan Tapir tersebut lalu coba melarikan diri hingga akhirnya terjebak di dalam lobang berlumpur.

"Sedang menyebrang jalan, terus saya melihat ada tapir. Terus saya sama warga lainnya langsung coba pegang dia, tapi akhirnya terjebak di dalam lubang," kata Elizar, Sabtu.

Agar satwa langka dilindungi itu tidak melarikan diri masuk ke perkampungan lainnya, maka warga berinisiatif mengikat Tapir itu dengan tali dan langsung menghubungi aparat setempat.

Selanjutnya informasi penemuan Tapir itu disampaikan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Diduga hewan langka dilindungi itu kabur dari Suaka Margasatwa Dolok Surungan I.

"Habitat ini dilindungi, harus segera dievakuasi," ucapnya.

Hingga pukul 19.00 WIB, Tapir tersebut belum juga dievakuasi, masih menunggu kedatangan petugas BBKSDA.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved