UPDATE Polisi Dibakar Pendemo, Polres Cianjur Tetapkan Seorang Mahasiswa Tersangka, Periksa 31 Orang

UPDATE Polisi Dibakar Pendemo, Polres Cianjur Tetapkan Seorang Mahasiswa Tersangka, Periksa 31 Orang

Tribun Medan
UPDATE Polisi Dibakar Pendemo, Polres Cianjur Tetapkan Seorang Mahasiswa Tersangka, Periksa 31 Orang 

UPDATE Polisi Dibakar Pendemo, Polres Cianjur Tetapkan Seorang Mahasiswa Tersangka, Periksa 31 Orang

TRIBUN-MEDAN.com - UPDATE Polisi Dibakar Pendemo, Polres Cianjur Tetapkan Seorang Mahasiswa Tersangka, Periksa 31 Orang.

//

Penyidik Kepolisian Resor Cianjur, Jumat (16/8/2019) menetapkan RS, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Cianjur sebagai tersangka penyiram minyak dalam unjuk rasa di Cianjur yang membuat sejumlah anggota Polres Cianjur mengalami luka bakar. 

Adapun jumlah orang yang sudah diperiksa mencapai 31 orang.

Unjuk rasa digelar mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kepemudaan Cipayung Plus Cianjur di depan gerbang Kantor Bupati Cianjur, Kamis (15/8).

Baca: JADWAL & Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia, Semifinal Piala AFF U-18 2019, Motivasi HUT RI

Baca: Terkait KKB Papua, Bupati Nduga Minta Maaf ke Pangdam dan Kapolda

Seperti yang dilansir Kompas.id, penetapan tersangka RS dilakukan setelah penyidik Polres Cianjur, yang didukung pula oleh tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar melakukan pemeriksaan selama 1×24 jam.

“Hingga saat ini satu orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni RS, mahasiswa Universitas Suryakancana, Cianjur,"  kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko di Bandung.

RS diduga melakukan penyiraman bahan bakar minyak kepada anggota yang bertugas saat kejadian.

Penetapan ini antara lain mengacu pada petunjuk awal, keterangan saksi-saksi, rekan tersangka, juga internal kepolisian yang melihat kejadian.

Tersangka dijerat dengan lima pasal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yakni Pasal 170 terkait pengeroyokan, Pasal 351 terkait dengan penganiayaan, Pasal 160 sehubungan dengan penghasutan, serta Pasal 212 dan 213 KUHP tentang perbuatan melawan petugas dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

“Jumah tersangka dimungkinkan dapat bertambah. Yang saat ini sedang dikembangkan adalah penyelidikan tentang bahan bakar minyak diperoleh atau dibeli dari mana, dan siapa yang membagi tugas dalam demonstrasi ini masih didalami, termasuk juga motif tersangka RS menyiram BBM itu ke anggota,” ujarnya.

Dalam unjuk rasa ini seorang polisi mengalami luka bakar paling parah, lebih dari 75 persen, yakni Ajun Inspektur Satu Erwin Yuda, anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kelurahan Bojongherang.

Saat kejadian Erwin semula bermaksud memadamkan api pembakaran ban yang dilakukan mahasiswa. Namun tiba-tiba RS menyiramkan minyak ke arah Erwin, hingga tubuh Erwin tersambar api.

UPDATE Polisi Dibakar Pendemo, Polres Cianjur Tetapkan Seorang Mahasiswa Tersangka, Periksa 31 Orang

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved