PENGAKUAN Penembak Jitu Sniper Gagal Tembak Mati Presiden Soekarno saat Salat, Terungkap Penyebabnya

PENGAKUAN Penembak Jitu Gagal Tembak Mati Presiden Soekarno saat Salat, Terungkap Penyebabnya

PENGAKUAN Penembak Jitu Sniper Gagal Tembak Mati Presiden Soekarno saat Salat, Terungkap Penyebabnya
Youtube
PENGAKUAN Penembak Jitu Gagal Tembak Mati Presiden Soekarno saat Salat, Terungkap Penyebabnya 

"Jalan kematian memang bukan kuasa manusia," tulis buku itu.

Namun, berdasarkan pengakuan Sanusi, pandangannya mendadak kabur saat akan menembak.

Yang dilihatnya adalah bayang-bayang sosok Soekarno yang bergeser-geser, dari satu posisi ke posisi lain.

Soekarno saat salat
Soekarno saat salat (ist)

"Karena itulah, tembakannya pun menjadi ngawur," tambah buku tersebut.

Dalam sidang, Sanusi Firkat alias Usfik, Kamil alias Harun, Djajapermana alias Hidajat, Napdi alias Hamdan,

Abudin alias Hambali, dan Mardjuk bin Ahmad Dijatuhi hukuman mati.

Selain menangkap mereka, pemerintah saat itu juga berhasil menangkap Kartosoewiryo.

Kartosoewiryo ditangkap tentara Siliwangi saat bersembunyi di dalam gubuk yang ada di Gunung Rakutak,

Jawa Barat, 4 Juni 1962.

Baca: BEDA JUSUF Kalla (JK), Gerindra Setuju 10 Pimpinan MPR Wakili Semua Fraksi, Dukung Usulan Partai PAN

Baca: Dipecat dari Anggota Paskibraka, Gloria Hamel Bikin Heboh 2016, Nasibnya Kini Gak Disangka

Vonis mati dijatuhkan kepada Kartosoewiryo.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved