Polisi Beberkan Nomor-nomor yang Kerap Digunakan untuk Penipuan Online, Dua Pelaku Ditangkap

Polisi Beberkan Nomor-nomor yang Kerap Digunakan untuk Penipuan Online, Dua Pelaku Ditangkap

Polisi Beberkan Nomor-nomor yang Kerap Digunakan untuk Penipuan Online, Dua Pelaku Ditangkap
Ilustrasi
Polisi Beberkan Nomor-nomor yang Kerap Digunakan untuk Penipuan Online, Dua Pelaku Ditangkap. (Net) 

Polisi Beberkan Nomor-nomor yang Kerap Digunakan untuk Penipuan Online, Dua Pelaku Ditangkap

Polres Malang telah menangkap dua tersangka, yaitu Rina Liffriyanti warga Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, dan Ekene Ugwuanyi warga Nigeria.

TRIBUN-MEDAN.com - Polres Malang mengumumkan lima nomor yang biasa digunakan pelaku penipuan online.

Lima nomor itu adalah 0877-7554-4741, 0878-8269-5828, 0878-8263-9589, 0877-7554-4978, dan  0877-7554-4943.

“Kalau ada yang pernah pernah mendapat pesan baik melalui media chatting, SMS, maupun telepon dari nomor tersebut, segera lapor ke polisi.”

Beberapa waktu lalu Polres Malang berhasil mengungkap kasus penipuan online jaringan internasional.

Polres Malang telah menangkap dua tersangka, yaitu Rina Liffriyanti warga Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, dan Ekene Ugwuanyi warga Nigeria.

Pasangan kekasih ini ditangkap karena telah menipu Rp 36 juta korban asal Jabung, Kabupaten Malang.

“Dua pelaku lain masih buron, yaitu orang yang berperan sebagai Tonia Rawson. Dia yang bertugas mencari dan kenalan dengan korban melalui media sosial (medsos).”

“Sekarang kami masih mengejar buronan itu,” ujar Ujung.

Ujung menerangkan komplotan penipuan tersebut menggunakan nomor ponsel dari satu operator.

“Mereka menggunakan lima nomor. Mereka sengaja memilih operator yang menyediakan banyak bonus, dan harga yang terjangkau untuk mengakses internet, telphone dan SMS,” beber Ujung.

#Polisi Beberkan Nomor-nomor yang Kerap Digunakan untuk Penipuan Online, Dua Pelaku Ditangkap

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Daftar Nomor yang Biasa Dipakai Pelaku Penipuan Online, Segera Lapor Polisi Bila Pernah Jadi Korban

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved