6 Fakta Aksi Brutal di KM Mina Sejati - TNI AL Konfirmasi Bukan Pembajakan hingga 7 Korban Tewas

6 Fakta Aksi Brutal di KM Mina Sejati - TNI AL Konfirmasi Bukan Pembajakan hingga 7 Korban Tewas

6 Fakta Aksi Brutal di KM Mina Sejati - TNI AL Konfirmasi Bukan Pembajakan hingga 7 Korban Tewas
(Kepala Kantor SAR Ambon Muslimin)
Puluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019). ((Kepala Kantor SAR Ambon Muslimin)) 

“ABK yang meninggal dunia semuanya berjumlah tujuh orang,” kata Zaenal Senin (19/8/2019).

Hingga saat ini ada total ABK yang masih hidup di atas KM Mina Sejati sebanyak 15 orang.

“ABK seluruhnya 36 orang, ada 3 orang pelaku, kemudian karena ketakutan 13 orang menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut, nah yang menceburkan diri ke laut itu dua orang meninggal dan 11 selamat, sehingga masih ada 15 di atas kapal,” terangnya.

"Yang jelas ada 15 orang yang masih hidup termasuk 3 pelaku berada di atas kapal,” ujarnya.

Puluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019)
Puluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019) ((Kepala Kantor SAR Ambon Muslimin))

4. Sebelumnya Dikabarkan Pembajakan

Sebelumnya, ramai diberitakan peristiwa dalam KM Mina Sejati merupakan pembajakan.

Hingga Aparat TNI AL juga mengerahkan personelnya bersama KRI Teluk Lada (TLD)-521 untuk menuju ke lokasi kapal itu, Senin (19/8/2019) pukul 01.20 WIT memilih turun tangan dan mengejar kapal tersebut.

Namun diketahui peristiwa ini bukanlah pembajakan melainkan kriminal.

“Perlu digarisbawahi di sini bahwa kejadian tersebut bukan perompakan atau pembajakan,” ungkap Zaenal, Senin (19/8/2019).

Sehingga, tidak ada aksi pembajakan ataupun perompakan terhadap kapal nelayan tersebut seperti yang ramai diberitakan.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved