Gubernur Sumut Edy Segera Cek Proyek Sumur Bor Dinas PKP

"Kalau itu salah, harus segera dikembalikan kepada dinas yang mengerjakannya," katanya.

Gubernur Sumut Edy Segera Cek Proyek Sumur Bor Dinas PKP
TRIBUN MEDAN /Satia
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat ditemui usai melaksanakan salat di Masjid Agung, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan. 

TRIBUN MEDAN.com - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi akan segera melakukan pengecekan terhadap proyek Sarana Pengadaan Air Minum (SPAM) atau sumur bor oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (PKP) yang dituding bukan pada tupoksinya.

Edy mengaku baru mengetahui adanya pengerjaan sumur bor yang dilakukan oleh Dinas PKP tersebut.

"Saya belum tahu, nanti akan saya cek," ujarnya, saat ditemui usai mendengarkan ceramah Ustad Abdul Somad, di Masjid Agung, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Selasa (20/8/2019).

Diketahui ada 35 paket pekerjaan penunjukan langsung (PL) di Dinas Perumahan dan Permukiman (PKP) Provinsi Sumatera Utara senilai Rp 6.6 miliar lebih. Dari hasil laporan tersebut, satu paketnya dianggarkan dana sebesar Rp 196 juta.

Adapun 35 paket tersebut tersebar di empat daerah, yaitu Kabupaten Serdangbedagai 15 paket, Kabupaten Deliserdang 10 paket, Kota Medan 5 Paket dan Madina 5 paket.

Mantan Pangkostrad ini akan segera mengevaluasi Kepala Dinas PKP, apabila sudah terbukti bahwa bawahannya itu menyerobot proyek yang bukan pada tupoksinya.

"Kalau itu salah, harus segera dikembalikan kepada dinas yang mengerjakannya," kata dia.

Kemudian, dirinya akan segera membenarkan seluruh pengerjaan proyek-proyek yang selama ini dituding menyalahi aturan.

"Kalau salah kita benarkan itu," ungkapnya. (cr19/tribun-medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved