RE Nainggolan Minta Kasus Ustadz Abdul Somad (UAS) Tidak Sampai ke Ranah Hukum

Kita memahami ini menimbulkan keresahan. Kita juga prihatin, tentu saja, karena sedikit banyak telah memancing kegaduhan dan kontroversi

YouTube Humas Sumut
RE Nainggolan Minta Kasus Ustad Abdul Somad (UAS) Tidak Sampai ke Ranah Hukum. Ustaz Abdul Somad bertemu Edy Rahmayadi. 

Hal tersebut disampaikan Kalla menanggapi kabar tentang dilaporkannya Ustadz Abdul Somad (UAS) di beberapa kepolisian di daerah karena dianggap menista agama.

Terkait itu, kata Kalla, UAS sendiri harus mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi tentang hal tersebut.

"Apa yang terjadi pada Ustaz Somad itu tentu harus diklarifikasi, karena juga banyak usulan," kata dia.

Selain itu, Kalla juga meminta agar UAS dapat melalui proses yang berlaku di negeri ini terkait permasalahan yang sedang dilaluinya.

KLARIFIKASI UAS

Ustadz Abdul Somad (UAS) pun menjelaskan kronologi ia melontarkan pernyataan kontroversi tersebut.

"Itu saya menjawab pertanyaan. Bukan saya membuat-buat untuk merusak hubungan," kata Ustadz Abdul Somad (UAS).

"Ini yang perlu dipahami dengan baik," lanjut Ustadz Abdul Somad (UAS).

2. Kejadian dalam masjid

Selanjutnya, Ustadz Abdul Somad (UAS) menegaskan lokasi dimana video itu direkam.

Ustadz Abdul Somad (UAS) menuturkan kajian tersebut dilakukan dalam masjid, tepatnya di Masjid Agung an-Nur Pekanbaru.

"Itu bukan tabligh akbar semisal di lapangan terbuka atau disiarkan melalui stasiun TV," ungkap Ustadz Abdul Somad (UAS), Sabtu (17/8/19).

Ustadz Abdul Somad (UAS) pun menegaskan ceramahnya itu dikhususkan untuk umat Islam saja.

3. Video lama

Poin terakhir yang ditegaskan Ustadz Abdul Somad (UAS) adalah video tersebut dibuat 3 tahun lalu.

"Kenapa diviralkan sekarang? Kenapa dituntut sekarang? Saya serahkan kepada Allah SWT," terang Ustadz Abdul Somad (UAS).

Dalam kesempatan itu Ustadz Abdul Somad (UAS) juga menegaskan dirinya tak akan lari dalam masalah ini.

Ustadz Abdul Somad (UAS)  juga mengaku tak akan mengadu ke siapapun dan siap menghadapi konsekuensinya.

"Saya tidak akan takut karena saya merasa tidak bersalah dan tidak pula bermasuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa," pungkas  Ustadz Abdul Somad (UAS).

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved